KabarBaik.co – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi korban banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Sebagai langkah tanggap darurat, PGN menyalurkan bantuan logistik tahap pertama senilai Rp 180 juta, yang mencakup kebutuhan pangan, obat-obatan, serta perlengkapan bagi ibu dan anak.
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menyampaikan duka dan keprihatinan atas musibah banjir yang menimpa masyarakat di Sumatera. Ia menegaskan bahwa PGN berkomitmen untuk hadir memberikan dukungan nyata di tengah situasi bencana.
“Kami turut berduka atas musibah yang terjadi dan merasakan betul beratnya kondisi yang dihadapi masyarakat. Melalui Program Pertamina Peduli, kami bergerak cepat bersama seluruh Subholding dan Holding Pertamina untuk melayani kebutuhan korban dengan sepenuh hati,” ujar Fajriyah dikutip dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (30/11).
Bantuan tahap pertama tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Bantuan yang disalurkan meliputi paket pangan seperti beras, minyak goreng, mie instan, telur, roti, makanan siap saji, serta air mineral. Selain itu, PGN juga menyediakan berbagai obat-obatan dasar dan perlengkapan khusus ibu dan anak, termasuk popok bayi dan pembalut.
Fajriyah menjelaskan bahwa selain bantuan lokal dari Sumatera Utara, PGN juga mengirimkan dukungan logistik tambahan dari Jakarta. Bantuan tersebut dikirim secara bertahap melalui kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan sejumlah pemangku kepentingan terkait, menggunakan pesawat Hercules dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
“Secara bertahap, bantuan akan disalurkan ke tiga wilayah, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Pada tahap pertama ini, kami fokus membantu warga terdampak di Sumatera Utara dan Aceh yang membutuhkan penanganan segera,” jelasnya.
PGN juga memastikan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, BPBD, dan BNPB agar pendistribusian bantuan dapat tepat sasaran dan tiba secepat mungkin di lokasi yang paling membutuhkan. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, sekaligus mendukung percepatan penanganan bencana di wilayah terdampak,” tutup Fajriyah. (*)






