Ramai Pemudik Balik, Pedagang di Terminal Bunder Gresik Raup Cuan

oleh -403 Dilihat
04bbb123 a186 464b 8ceb 39e98c301abc
Suasana di dalam Terminal Bunder Gresik. (Foto: Muhammad Wildan Zaky)

KabarBaik.co — Lonjakan arus balik Lebaran membawa berkah tersendiri bagi para pedagang di Terminal Bunder, Gresik. Terminal yang dipadati pemudik itu menjadi titik perputaran ekonomi, terutama bagi pelaku usaha kecil seperti pemilik warung makan.

Asti, salah satu pemilik warung makan di kawasan terminal, mengaku jumlah pembeli meningkat selama masa arus balik. “Ada kenaikan dibandingkan dengan hari biasa. Alhamdulillah. Saya bisa memberikan bonus pada karyawan saya,” ujar Asti, Minggu (6/4).

Menurut Asti, Terminal Bunder nyaris tak pernah sepi sepenuhnya sejak beberapa hari terakhir. “Kalau sepi itu ya paling malam larut. Tapi pagi, siang, dan sore itu puncaknya ramai. Malam juga cukup ramai, banyak yang istirahat sambil makan menunggu dijemput keluarga,” katanya.

Suasana warung, kios, dan tempat istirahat nyaris selalu dipenuhi pemudik yang sekadar makan, istirahat, atau membeli kebutuhan perjalanan. Selain itu, jalur keberangkatan dan kedatangan juga terlihat ramai dengan pedagang yang sedang menawarkan dagangannya.

Fenomena ini menunjukkan betapa denyut ekonomi di titik-titik transportasi publik seperti terminal masih kuat, terlebih di momentum pasca-Lebaran. Sementara bagi pedagang, momentum seperti ini adalah ruang untuk mengais untung dan menyokong roda usaha kecil tetap berputar.

Jika arus mudik adalah momen kerinduan, maka arus balik adalah momentum bertahan, termasuk bagi para pedagang yang menggantungkan hidup dari lalu-lalang pemudik.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhammad Wildan Zaky
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.