Respons Keluhan Warga Soal Genangan di Pasar, Ini Jawaban Bupati Nganjuk

oleh -88 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 01 at 11.00.22 AM
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi saat sidak di ruas jalan sekitar Pasar Sambikenceng, Desa Katerban, Baron (Ist)

KabarBaik.co, Nganjuk – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi melakukan sidak di ruas jalan sekitar Pasar Sambikenceng, Desa Katerban, Baron. Langkah proaktif ini diambil sebagai tanggapan atas keluhan masyarakat terkait genangan air yang kerap muncul di kawasan pasar saat musim hujan tiba, yang berdampak pada aktivitas ekonomi lokal.

“Kita menemukan dua faktor utama penyebab banjir di sini. Pertama, posisi bangunan rumah warga saat ini rata-rata lebih tinggi dibandingkan saluran drainase. Kedua, ditemukan masih banyaknya tumpukan sampah yang dibuang sembarangan ke dalam selokan, sehingga menyumbat aliran air,” ujar Bupati Marhaen, Sabtu (28/2)

Sebagai langkah awal penanganan, Bupati mengimbau warga dan pemilik bangunan di sekitar pasar untuk berpartisipasi aktif dengan menyediakan bak kontrol di depan masing-masing rumah atau bangunan. Menurutnya, sarana ini memiliki peran penting dalam pemantauan dan pembersihan sedimen serta sampah yang mengendap di saluran drainase.

“Keberadaan bak kontrol akan memudahkan proses perawatan rutin serta mempercepat penanganan apabila terjadi penyumbatan. Kami juga menekankan perlunya koordinasi yang intens antara pemerintah desa, kecamatan, dan masyarakat agar persoalan drainase tidak terus berulang,” jelasnya

Bupati juga mengajak perangkat daerah untuk turut terlibat dalam pengawasan langsung di lapangan.

“Kami minta tolong Pak Camat, Pak Lurah beserta jajarannya untuk ikut membantu dan mengawal di lapangan. Kalau ada kekurangan, bisa segera dikomunikasikan agar cepat dicarikan solusi,” ucapnya.

Terkait kebersihan lingkungan, Kang Marhaen menyayangkan rendahnya kesadaran sebagian warga dalam menjaga fungsi selokan. Ia menegaskan bahwa saluran air bukanlah tempat pembuangan sampah sembarangan.

“Saluran air tidak boleh dijadikan tempat pembuangan sampah karena berdampak langsung pada banjir dan terganggunya aktivitas ekonomi di kawasan pasar,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia meminta dinas terkait bersama perangkat desa untuk melakukan sosialisasi kebersihan lingkungan secara lebih masif, sekaligus mendorong keterlibatan pedagang dan warga sekitar dalam menjaga drainase.

“Jangan sampai di Nganjuk ada fasilitas umum yang tidak layak. Kalau ada masalah, segera laporkan ke dinas terkait. Dan kalau sifatnya darurat, emergency, bisa langsung menghubungi saya,” tandasnya.

Melalui sidak ini, Pemkab Nganjuk berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat Pasar Sambikenceng untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan kondisi drainase. Dengan sinergi yang erat antara pemerintah dan warga, genangan banjir yang selama ini mengganggu aktivitas perdagangan diharapkan dapat diminimalisasi secara berkelanjutan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.