Satreskoba Polres Pasuruan Bekuk Pedagang Pakan Burung yang Sambi Edarkan Sabu

oleh -78 Dilihat
WhatsApp Image 2024 10 19 at 09.46.04
Tersangka pengedar narkoba yang ditangkap Satreskoba Polres Pasuruan. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co – Wahyudi (42) warga Gempol, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, tidak bisa mengelak saat anggota Satreskoba Polres Pasuruan melakukan penggeledahan di tempat usahanya. Dalam penggeledahan tersebut polisi berhasil menemukan 2 paket sabu miliknya.

Penggeledahan di tempat usaha tersangka yang menjual pakan burung diketahui sebagai kerjaan sampingan. Tujuannya untuk mengelabui kepolisian atau masyarakat agar tidak diketahui kerjaan sampingannya sebagai pengedar sabu.

Kasat Reskoba Iptu Agus Yulianto menyampaikan, penggrebekan di toko pakan burung milik tersangka dilakukan karena diketahui adanya transaksi barang haram selama ini di tempat itu. Terbukti ditemukan 2 kantong plastik.

“Penyelidikan memakan waktu cukup lama untuk memastikan Wahyudi sebagai pengedar. Setelah adanya informasi akan transaksi maka dilakukan penggeledahan,” tegas Agus, Sabtu (19/10).

Dari hasil interogasi, lanjut Agus, tersangka nekat melawan hukum dengan menjadi pengedar sabu karena pendapatan minim sebagai penjual pakan burung dan kebutuhan ekonomi sangat tinggi. “Tersangka nekat jualan sabu alasan pendapatan kecil, untuk cari tambahan nekat jadi pengedar sabu,” terangnya.

Satreskoba Polres Pasuruan berhasil mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian berupa 2 paket sabu dengan berat total 1.91 gram, timbangan elektrik, alat takar dan handphone.

Dari hasil penyidikan dan barang bukti yang diamankan, penyidik menyangkakan pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.