Skor 2-0: Dominasi Electric PLN Berlanjut, Neriman Ozsoy Menggila di Set Kedua

oleh -23 Dilihat
YOLLA YULIANA LAGI
Yolla Yuliana, blocker Jakarta Livin Mandiri.

KabarBaik.co, Sentul– Langkah Jakarta Livin Mandiri untuk menembus babak empat besar semakin terjal setelah kembali menelan kekalahan di set kedua dalam laga hidup-mati di GOR Padepokan Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, malam ini (1/3). Jakarta Electric PLN Mobile tampil kian dominan dan berhasil menutup set kedua dengan skor meyakinkan 25-17, sekaligus memperlebar keunggulan menjadi 2-0.

Bintang asal Turki, Neriman Ozsoy, benar-benar menunjukkan kelasnya sebagai “mesin poin” mematikan yang sulit dibendung.Kegilaan performa Electric PLN di set ini tercermin dari tajamnya lini serang mereka yang menghasilkan 14 poin dari attacks, unggul tipis dari Livin Mandiri yang mengumpulkan 12 poin serangan.

Ketajaman servis juga menjadi pembeda yang signifikan, di mana Electric PLN berhasil mencetak 4 poin langsung melalui aces, sementara Livin Mandiri gagal mencatatkan satu pun poin servis.

Livin Mandiri sebenarnya mencoba memberikan perlawanan dan berhasil menekan angka kesalahan sendiri menjadi 6 poin opponent error bagi lawan, lebih baik dibanding set pertama. Namun, efisiensi pertahanan mereka di depan net masih belum maksimal, dengan kedua tim hanya mencatatkan masing-masing 1 poin blok selama 30 menit durasi set kedua berlangsung.

Kini, posisi Yolla Yuliana dkk berada di ujung tanduk. Harapan mereka untuk lolos ke final four bergantung sepenuhnya pada keajaiban di set ketiga. Tanpa perubahan strategi yang drastis untuk mematikan aliran bola kepada Neriman, tiket terakhir babak empat besar Proliga 2026 dipastikan akan jatuh ke tangan Electric PLN Mobile. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.