KabarBaik.co – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jombang beberapa hari terakhir menyebabkan tanggul Sungai Pilang Hilir di Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, jebol.
Bupati Jombang, Warsubi, menunjukkan respons cepat dengan langsung meninjau lokasi kejadian pada Selasa (13/5) malam.
Informasi mengenai jebolnya tanggul tersebut diterima Bupati Warsubi tak lama setelah dilaporkan oleh Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang.
Tanpa menunda, Bupati Warsubi bergerak menuju lokasi didampingi oleh sejumlah pejabat penting Kabupaten Jombang.
Tampak ikut mendampingi bupati yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Bayu Pancoroadi, Plt. Kepala BPBD, Wiku Bhirawa, serta beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan Kepala Desa Pucangsimo.
Di lokasi, Bupati Warsubi melihat langsung titik jebol tanggul yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 8 meter.
Akibatnya, air sungai meluap dan menggenangi area persawahan warga. Beruntung, lahan pertanian yang terendam air tersebut telah selesai masa panennya, sehingga kerugian petani dapat diminimalisir.
Menyadari potensi dampak yang lebih besar jika tidak segera ditangani, Bupati Warsubi langsung mengambil langkah tegas. Ia menginstruksikan Dinas PUPR untuk segera melakukan tindakan perbaikan tanggul.
“Saya pastikan, perbaikan tanggul ini akan segera kita lakukan besok pagi,” ujar Bupati Warsubi dengan nada sigap di lokasi kejadian.
Langkah cepat yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Jombang ini diharapkan dapat mencegah meluasnya dampak jebolnya tanggul dan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekitar.
Adapun wilayah yang terdampak akibat putusnya tanggul Sungai Pilang Hilir ini adalah Dusun Pakis dan Dusun Ponggok yang berada di Desa Banjarsari, Kecamatan Bandar Kedungmulyo.(*)






