KabarBaik.co, Sidoarjo – Kasus penyiksaan anak yang berujung tragis terjadi di Desa Kemangsen, Balongbendo, Sidoarjo. Seorang ayah Ahmad Reza Yudiansyah tega menghajar anaknya sendiri hingga tewas pada Jumat (6/3).
Peristiwa ini bermula dari kondisi rumah tangga pelaku yang sedang tidak harmonis. Istri pelaku diketahui telah meninggalkan rumah sekitar empat minggu sebelumnya dengan membawa kedua adik korban.
Sementara anak pertama yang menjadi korban tetap tinggal bersama pelaku di rumah. Sejak ibunya pergi, korban kerap menanyakan keberadaan sang ibu dan sering menangis karena merindukannya.
Kasat PPA dan PPO Polresta Sidoarjo AKP Rohmawati Lailah menjelaskan bahwa kondisi tersebut memicu emosi pelaku hingga akhirnya melakukan penganiayaan terhadap anaknya.
“Untuk motif pelaku karena permasalahan keluarga yang dimana sang istri sudah pergi meninggalkannya sejak 4 minggu lalu dengan membawa kedua anaknya adik dari korban,” katanya kepada KabarBaik.co, Selasa (10/3).
Korban kerap menangis tiap saat mencari ibunya diduga membuat pelaku merasa stres. Emosi yang tak terkendali kemudian membuat pelaku melampiaskan amarahnya kepada sang anak.
Akibat pemukulannya yang dilakukan dengan tangan kosong tersebut, korban mengalami luka memar di beberapa bagian tubuh, di antaranya pada bibir, dahi, dada, perut hingga lutut.
“Akibat seringnya sang anak menangis setiap mencari ibunya, membuat sang ayah stres hingga melakukan pemukulan kepada sang buah hati yang menyebabkan korban mengalami luka serius hingga meninggal dunia,” pungkasnya.
Untuk saat ini pelaku telah harus meringkuk di balik jeruji besi untuk mempertanggung jawabkan kelakuan bejatnya. (*)







