Tim SAR Temukan Satu Korban Tenggelam di Pantai Sruni Payangan Jember

oleh -124 Dilihat
Tim SAR berhasil mengevakusi jasad korban. (Foto: Ist)
Tim SAR berhasil mengevakusi jasad korban. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Jember – Memasuki hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan satu dari dua korban yang dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Sruni Payangan, Jember. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin pagi (1/6).

Korban teridentifikasi atas nama Barokatul Hidayat, 27 tahun, warga Dusun Karang Kebon, Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember.

Penemuan jasad korban bermula dari laporan nelayan setempat yang melihat adanya objek mencurigakan terapung di sekitar perairan Pantai Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu.

Mendapat informasi tersebut, Tim SAR Gabungan segera bergerak menuju titik lokasi untuk melakukan pengecekan. Korban berhasil dievakuasi pada koordinat 08∘26′25.909′′S−113∘34′56.435′′E, atau berjarak sekitar 1,21 kilometer dari lokasi awal kejadian ke arah 161 derajat.

“Korban sudah berhasil dievakuasi oleh tim di lapangan dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman lebih lanjut,” ujar Kepala BPDB Jember Edy Budi Susilo, Senin (1/6).

Ia mengakan operasi SAR berskala besar ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur, antara lain Pos SAR Jember, BPBD Kabupaten Jember, TNI / Polri, Relawan SAR serta masyarakat dan nelayan setempat.

Meski satu korban telah ditemukan, tugas Tim SAR Gabungan masih belum selesai. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih mengoptimalkan seluruh sumber daya dan armada yang ada untuk menyisir kawasan pantai demi menemukan satu korban lain yang statusnya masih dinyatakan hilang.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.