URC Jogotirto Nganjuk Gercep Bersihkan Saluran Irigasi Pascabanjir

oleh -6 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 04 at 2.36.24 PM
URC Jogotirto dari Dinas PUPR Nganjuk membersihan saluran irigasi sungai di wilayah UPTD PSDA Kuncir (ist)

KabarBaik.co Nganjuk – Unit Reaksi Cepat (URC) Jogotirto dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Nganjuk gerak cepat (gercep) merespons dampak pascabanjir di wilayah selatan Nganjuk dengan melakukan pembersihan saluran irigasi sungai di wilayah UPTD PSDA Kuncir, termasuk area Dam Tanjung yang terdampak luapan air bercampur material sampah, Rabu (4/3)

“Kami langsung menerjunkan tim untuk membersihkan penyumbatan pascabanjir. Prioritas kami adalah memastikan aliran air kembali normal agar suplai ke lahan pertanian tidak terganggu,” ujar Plt Kepala UPTD PSDA Kuncir Suyanto.

Banjir yang terjadi beberapa waktu lalu telah menyebabkan penumpukan berbagai material seperti bambu, ranting kayu, lumpur, dan sampah rumah tangga yang menyumbat aliran air. Kondisi ini berpotensi mengganggu distribusi air irigasi menuju lahan pertanian warga jika tidak ditangani secara teknis dan menyeluruh.

Tim URC Jogotirto dari PSDA Kuncir bergerak cepat dengan menerjunkan personel dan peralatan pendukung lengkap.

“Proses pembersihan dilakukan secara bertahap dan sistematis, mulai dari pengangkatan material berukuran besar yang menyangkut pintu air, kemudian dilanjutkan dengan pengerukan sedimen yang mengendap di dasar saluran untuk memulihkan kapasitas tampung aliran,” jelas Yanto

Selain pembersihan saluran, tim juga melakukan inspeksi menyeluruh terhadap kondisi fisik bangunan air guna mengantisipasi potensi kerusakan struktural akibat derasnya arus banjir. Pemeriksaan mencakup konstruksi utama bendung, pintu air, serta tanggul pengaman.

“Alhamdulillah, hasil pengecekan menunjukkan konstruksi utama dam dalam kondisi aman. Namun kami tetap melakukan pemantauan berkala sebagai langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan debit air kembali,” tambah Suyanto.

Melalui penanganan cepat ini, Pemkab Nganjuk melalui Dinas PUPR menegaskan komitmennya dalam menjaga infrastruktur sumber daya air tetap optimal dan berfungsi maksimal, khususnya untuk mendukung ketahanan sektor pertanian yang menjadi penopang ekonomi masyarakat setempat.

Pemerintah juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai serta bersama-sama menjaga kebersihan saluran irigasi. Sinergi antara pemerintah dan warga dinilai sebagai faktor kunci dalam meminimalisasi risiko banjir serta memastikan keberlanjutan fungsi infrastruktur pengairan di masa mendatang. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.