KabarBaik.co – Anak sungai yang melintasi belakang Kantor Kelurahan Petahunan Kota Pasuruan yang sebelah taman Petahunan tersumbat sampah rumah tangga.
Terlihat di lokasi sumbatan sampah-sampah berupa stereofoam bekas makanan, pelepah batang pisang, sampah gelas dan botol air mineral serta jenis sampah lain. Sumbatan sampah menyebabkan luapan air masuk ke taman Petahunan, Kamis (11/4).
Peristiwa itu menjadi perbincangan pengunjung taman Petahunan, manakala merasa tidak nyaman dengan genangan air yang disebabkan melubernya air sungai di sampingnya yang tersumbat dan jebolnya plengsengan. Biasanya, pengunjung taman Petahunan yang rata-rata bersama putra-putrinya memanfaatkan aneka permainan yang tersedia itu tanpa ada genangan air. Saat ini, ketinggian air mencapai 10 sentimeter.
“Kalau ditanya genangan air di taman, ya merasa terganggu. Kan biasanya kering gak ada genangan air. Anak-anak lebih asyik bermainnya. Tapi kalau ada genangan air, agak was-was, khawatir ada arus listrik yang tergenang air,” kata Rima, 28, pengunjung taman, warga Petahunan sambil menunjukkan kabelistrik warna hitam yang tergenang air.
Menanggapi peristiwa tersebut, Kepala Bidang SDAD Kota Pasuruan, Wahyudi Lami, akrab disapa Lami menyampaikan, akan ditindaklanjuti setelah libur lebaran usai.
“Terima kasih infonya, akan kami tindak lanjuti setelah habis hari raya Idul Fitri. Kira-kira Minggu ke-3 bulan April, sebab teman-teman pekerja masih libur lebaran,” terang Lami.
Lebih lanjut warga mengatakan, bagaimana bisa menjadi Kota Madinah, Maju Ekonominya, Indah Kotanya, Harmoni Warganya, seperti yang digadang-gadang Pemerintah Kota Pasuruan, apabila kebersihan di segala sektor, termasuk kebersihan anak sungainya terabaikan.(*)






