AS Luncurkan Serangan Baru ke Iran, Sebut Balasan untuk Penembakan Kapal di Selat Hormuz

oleh -187 Dilihat
CjkinzN000003 20260412 CBMFN0A001b.jpg
kapal tanker minyak Inggris Stena Impero dikelilingi oleh kapal cepat Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di Selat Hormuz (ANTARA/Xinhua/HO-ISNA/Morteza Akhoundi/aa)

KabarBaik.co – Amerika Serikat melancarkan serangkaian serangan baru ke Iran. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut operasi tersebut adalah untuk merespons serangan Iran terhadap tiga kapal dagang di Selat Hormuz.

“Komando Pusat AS telah melancarkan serangkaian serangan yang kuat terhadap Iran untuk memberikan dampak besar kepada mereka karena sudah mengincar dan menyerang kapal komersial yang diawaki orang sipil tak bersalah di perairan internasional,” kata CENTCOM melalui media sosial X, Selasa.

“Serangan tersebut adalah untuk membalas serangan Iran terhadap tiga kapal dagang yang melintas di Selat Hormuz. Agresi yang ditunjukkan Iran itu tidak beralasan, berbahaya, dan merupakan pelanggaran yang jelas terhadap gencatan senjata,” kata CENTCOM lagi.

Menurut Axios, serangan yang dilancarkan militer AS itu mengincar sistem pertahanan udara, sistem pengawasan pesisir, instalasi rudal darat-ke-udara, titik peluncuran rudal jelajah anti-kapal dan pesawat nirawak, serta fasilitas pelabuhan di Iran.

Seorang pejabat AS juga mengatakan kepada Axios bahwa serangan terbaru ini lebih kuat empat hingga lima kali lipat dari serangan pada 10 hari lalu.

Adapun pada Selasa, laporan media nasional Iran IRIB menyebutkan sebuah kapal Qatar, Al-Rekayyat, berusaha melewati Selat Hormuz melalui jalur Oman dengan dukungan Angkatan Laut AS. Tetapi, kapal tersebut menjadi sasaran serangan setelah sejumlah peringatan disampaikan.

Dilaporkan PBS News, ada tiga kapal tanker yang tertembak proyektil di Selat Hormuz baru-baru ini. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.