Bertemu Kepala Bappenas, Wamensos Bahas Penanganan Bencana dan Sekolah Rakyat 

oleh -138 Dilihat
IMG 20260827 WA0007 1 scaled
Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono bertemu dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di Jakarta. (Foto: Kemensos)

KabarBaik.co, Jakarta – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono bertemu dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di Jakarta, Rabu (26/8). Pertemuan tersebut membahas penanganan bencana, pengembangan Sekolah Rakyat, serta program permakanan bagi lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Dalam pembahasan penanganan bencana, Agus Jabo menyampaikan perlunya penguatan kesiapan logistik dan dukungan anggaran agar Kementerian Sosial (Kemensos) dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara cepat ketika terjadi bencana. “Karena tanggap darurat itu kuncinya kecepatan,” ujarnya.

Agus Jabo juga menyampaikan pengalaman penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), ketika distribusi logistik dari gudang menghadapi kendala akibat kondisi cuaca dan transportasi. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Kemensos melakukan pembelian logistik di lokasi yang lebih dekat dengan pengungsian.

Menanggapi hal tersebut, Rachmat mengatakan, kebutuhan penanganan bencana akan dibahas lebih lanjut secara teknis antara Kemensos dan Bappenas sebelum masuk ke mekanisme pengajuan formal. “Kita bahas dulu secara teknis, kemudian kita tindak lanjuti sesuai mekanisme yang ada,” ujar Rachmat.

Pembahasan juga mencakup penanganan bencana di Aceh dan Flores, termasuk kebutuhan pada masa transisi dari tanggap darurat menuju rehabilitasi dan rekonstruksi. Kemensos dan Bappenas akan melanjutkan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait.

Selain penanganan bencana, Agus Jabo menyampaikan perkembangan Sekolah Rakyat yang kapasitasnya terus berkembang sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Peningkatan kapasitas tersebut berdampak pada kebutuhan ruang kelas, asrama, guru, serta dukungan operasional lainnya.

Rachmat menekankan agar kebutuhan dan pemanfaatan fasilitas Sekolah Rakyat dipikirkan sejak awal, termasuk keberlanjutan penggunaan asrama dan sarana pendukung lainnya. “Nanti dormitory dipakai untuk apa? Itu harus dipikirkan dari sekarang,” ujar Rachmat.

Pembahasan selanjutnya terkait program permakanan bagi lanjut usia dan penyandang disabilitas. Agus Jabo menyampaikan rencana mengintegrasikan program tersebut dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Jadi kita mau sinergikan dengan MBG. Jadi nanti bisa kesinambungannya pas dan akuntabilitasnya juga pas,” ujarnya.

Rencana integrasi tersebut akan dibahas lebih lanjut, termasuk terkait regulasi, mekanisme pelaksanaan, dan koordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Staf Ahli Menteri Bidang Aksesibilitas Sosial Abdul Muis, Kepala Biro Perencanaan Cecep Sulaeman, serta Tenaga Ahli Menteri Andy Kurniawan, Agustinus Budi Prasetyohadi, Alif Kamal, dan Dardo Prasetyo. Dari Bappenas, hadir Direktur Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial Tirta Sutedjo. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.