Capaian UHC Sidoarjo Hampir Sempurna, Keaktifan Peserta JKN Terus Digenjot

oleh -99 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 13 at 2.42.53 PM
Kepala BPJS kesehatan sidoarjo Munaqib (kiri) bersama Fenny Apridawati (tengah) serta ketua komisi D Moch Dhamroni Chudlori (kanan peci) saat rapat pembasahan uhc di ruang rapat (Dok BPJS kesehatan Sidoarjo)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Komitmen Pemkab Sidoarjo bersama BPJS Kesehatan dalam menjaga Universal Health Coverage (UHC) terus diperkuat demi memastikan seluruh masyarakat mendapatkan jaminan layanan kesehatan.

Hingga kini, Sidoarjo masih mampu mempertahankan status UHC Prioritas dengan capaian kepesertaan yang nyaris menyentuh angka sempurna.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo Munaqib menjelaskan standar minimal UHC Prioritas yakni cakupan kepesertaan sebesar 98 persen dengan tingkat peserta aktif minimal 80 persen. Saat ini, Kabupaten Sidoarjo telah melampaui target tersebut.

“Cakupan UHC Kabupaten Sidoarjo saat ini mencapai sekitar 2 juta jiwa atau 99,77 persen. Sedangkan tingkat keaktifan peserta mencapai 1,7 juta jiwa atau sekitar 81,93 persen. Angka ini sudah masuk kategori UHC Prioritas,” ujar Munaqib saat Forum Komunikasi di Ruang Rapat Delta Wicaksana Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Selasa (12/5).

Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, hingga berbagai pihak yang terus berkolaborasi menjaga keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Bahkan, pihaknya menargetkan cakupan dan tingkat keaktifan peserta dapat mencapai 100 persen.

Dalam upaya meningkatkan keaktifan peserta, BPJS Kesehatan Sidoarjo juga menjalankan Program Sinergi Rekrutmen Reaktivasi Peserta JKN Melalui Pemerintah Daerah dengan Pihak Ketiga (SRIKANDI). Program tersebut dinilai efektif membantu peserta nonaktif agar kembali mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan.

“Program Srikandi ini dapat dikolaborasikan dengan Program Donasi JKN yang saat ini sedang kami canangkan. Donasi bisa dilakukan perorangan, badan usaha maupun badan hukum untuk membantu peserta PBPU dan BP yang memiliki tunggakan iuran,” jelas Munaqib.

Selain itu, terdapat pula Program Petakan, Sisir Advokasi dan Registrasi (PESIAR) yang menyasar masyarakat belum terdaftar sebagai peserta JKN. Program tersebut dijalankan melalui agen PESIAR yang tersebar di sejumlah desa di Kabupaten Sidoarjo.

“Agen PESIAR memiliki peran penting dalam meningkatkan cakupan UHC dan tingkat keaktifan peserta,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan Program JKN di Kabupaten Sidoarjo. Menurutnya, capaian UHC Prioritas tidak akan terwujud tanpa adanya kerja sama lintas sektor.

“UHC ini untuk seluruh masyarakat Kabupaten Sidoarjo agar semuanya mendapatkan jaminan kesehatan. Kami berkomitmen menjaga capaian ini dan harus dibarengi kualitas layanan yang baik agar masyarakat semakin puas,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi mempertahankan bahkan meningkatkan capaian UHC hingga 100 persen. Dengan begitu, seluruh masyarakat Kabupaten Sidoarjo dapat memperoleh perlindungan kesehatan secara menyeluruh. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.