KabarBaik.co – Cekcok dua pria menggegerkan warga Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Pasalnya, aksi bersitegang itu berujung dugaan penganiayaan hingga salah satu dari mereka meninggal dunia.
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Senin (13/5) sekitar pukul 19.00 WIB. Cekcok itu antara Arifin, 68, dan tetangganya Darwiyah, 52. Arifin meninggal dunia diduga usai didorong Darwiyah.
Kasus ini pun berbuntut pnjang. Pihak keluarga Arifin merasa tidak terima hingga melapor ke Polsek Manyar. Polisi masih melakukan penyelidikan.
Cekcok bermula saat korban sedang duduk di depan rumahnya. Kemudian datang saksi Tulus Agus Budiadji yang menghampiri korban.
Kedatangan saksi bermaksud memasang lampu jalan area kampung. Ia mendapat pesanan dari terduga pelaku Darwiyah, untuk memasang kabel lampu di dalam tanah agar tidak menggangu pemandangan.
Ladalah, pemasangan lampu itu ternyata diprotes oleh korban. Tidak lama kemudian, melintas terduga pelaku Darwiyah di depan rumah korban. Arifin akhirnya memanggil terduga pelaku.
Singkat cerita, korban dan terduga pelaku terlibat cekcok adu mulut hingga keduanya emosi. Terduga pelaku langsung mendorong dada Arifin yang sudah lanjut usia (lansia) tersebut hingga pingsan.
Kanit Reskrim Polsek Manyar, Ipda Saiful Rokhim mengatakan, korban yang pingsan langsung dibawa kr dalam kamarnya. Saat itu, kondisi dari mulut korban gerak-gerak mengeluarkan gigi palsunya.
Setelah gigi palsu dikeluarkan, korban langsung lemas dan tidak ada respon.
“Korban akhirnya dibawa ke Puskesmas Manyar, dan saat diperiksa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” katanya kepada awak media, Kamis (16/5).
Selanjutnya, keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Manyar. “Kami lakukan tindak lanjut dengan melakukan autopsi. Saat ini masih penyelidikan,” pungkasnya.







