KabarBaik.co, Blitar – Ledakan yang terjadi di rumah Mustamat, warga Kelurahan Klampok, Kota Blitar, diduga dipicu kobaran api dari tungku perebus lontong yang masih menyala. Dugaan tersebut disampaikan warga sekitar berdasarkan informasi yang diperoleh dari keluarga korban.
Seorang tetangga korban yang enggan disebutkan namanya mengaku sempat mendengar suara ledakan cukup keras dari rumah Mustamat. Saat warga berdatangan, kondisi rumah sudah dipenuhi kepulan asap.
Menurutnya, Mustamat sehari-hari berjualan lontong tahu sehingga rutin merebus lontong menggunakan tungku tradisional. Keluarga korban semula mengira api di tungku sudah padam setelah proses memasak selesai. “Katanya api di tungku dikira sudah mati. Ternyata masih menyala karena masih dipakai merebus lontong,” ujarnya.
Diduga kobaran api dari tungku kemudian menyambar tabung gas yang berada tidak jauh dari lokasi memasak. Api dengan cepat membesar hingga memicu ledakan yang merusak sebagian bangunan rumah. “Informasinya api dari tungku merambat ke tabung gas, lalu terjadi ledakan,” katanya.
Meski demikian, penyebab pasti ledakan masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan sumber ledakan serta menghimpun keterangan dari sejumlah saksi. (*)








