KabarBaik.co, Bojonegoro – Plafon gedung di kawasan Taman Abirama Tuban kembali ambrol pada Kamis (14/5) kemarin. Kerusakan diduga dipicu konstruksi plafon yang tidak kuat saat diterjang hujan yang disertai angin kencang.
Insiden tersebut bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, pada Januari 2026 lalu, plafon di sisi utara bangunan juga sempat mengalami kerusakan serupa.
Berdasarkan pantauan di lokasi, ambrolnya plafon kali ini kembali terjadi di sisi utara gedung. Kondisinya disebut lebih parah dibanding kejadian sebelumnya. Sejumlah material plafon tampak jatuh berserakan dan mulai dibersihkan oleh petugas.
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Tuban, Gunadi mengatakan, kerusakan plafon tersebut akan segera diperbaiki. “Nanti kita perbaiki,” ujarnya singkat, Jumat (15/5).
Mantan Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban itu menjelaskan, kejadian terjadi sekitar pukul 13.30 WIB saat wilayah Kabupaten Tuban diguyur hujan deras disertai angin kencang.
Terkait kemungkinan adanya korban, Gunadi memastikan hingga saat ini belum ada laporan korban akibat insiden ambrolnya plafon tersebut. “Kejadian jam 13.30 WIB, saat hujan dan angin kencang,” imbuhnya.
Sebagai informasi, pembangunan Gedung Abirama Tuban dilakukan secara bertahap dengan total anggaran mencapai Rp 15,3 miliar. Pada tahap pertama dan kedua, pembangunan gedung yang berada di selatan laut Tuban ini menghabiskan anggaran lebih dari Rp 10 miliar yang bersumber dari APBD 2022 sebesar Rp 8,4 miliar dan P-APBD 2022 sebesar Rp 1,9 miliar.
Sementara, pada tahap ketiga, pembangunan memperoleh tambahan anggaran Rp 3,7 miliar dari P-APBD 2023. Selain itu, pembangunan juga dilanjutkan dengan pengerjaan fasilitas penunjang dengan total pagu anggaran Rp 1,6 miliar yang bersumber dari P-APBD 2023. (*)







