Hari Terakhir Pendaftaran, Subandi Malah Pilih Mundur dari PKB

oleh -156 Dilihat
subandi mundur
Salah satu baliho besar Subandi di jalan utama di Sidoarjo. (Yudha)

KabarBaik.co – Jelang masa pendaftaran bakal calon kepala daerah di Sidoarjo peta politik semakin menarik. Terbaru, ketua DPC PKB Sidoarjo, Subandi memilih untuk mengundurkan diri dari partai yang membesarkan namanya, Kamis (29/8).

Meski sebelumnya Subandi bersama Achmad Amir Aslichin alias Mas Iin berjuang berebut rekomendasi dari PKB, di saat-saat terakhir justru ia memilih hengkang. Menurut informasi yang beredar, keputusan ini diambil karena Subandi merasa kurang nyaman berpasangan dengan Mas Iin, yang merupakan putra mantan Bupati Sidoarjo, Saiful Illah.

Subandi, yang saat ini menjabat sebagai Plt Bupati Sidoarjo, memilih untuk tetap maju dalam Pilkada 2024. Kali ini ia didukung oleh koalisi partai lain, yakni Partai Gerindra, Demokrat, dan Golkar. Subandi akan berpasangan dengan Mimik Idayana, kader Gerindra yang juga seorang tokoh lokal yang juga memiliki pengaruh besar di wilayah Sidoarjo.

Keputusan Subandi untuk maju bersama partai lain ini tentu menjadi sorotan publik. Sementara itu, PKB yang menarik dukungannya dari Subandi diprediksi akan mengalihkan dukungan mereka kepada pasangan Achmad Amir Aslichin dan Edy Widodo, yang sebelumnya mendapatkan dukungan dari PDIP, PAN, dan PKS.

Sekretaris DPC PKB Sidoarjo, Abdillah Nasih, menyampaikan bahwa pihaknya hanya menjalankan perintah dari DPP maupun DPW PKB.

“Prinsipnya, karena beliau akan berangkat dari partai lain, maka walaupun tidak ada pernyataan tertulis, oleh DPP dan DPW beliau dianggap mundur dari PKB,” ujar Nasih.

Nasih juga menegaskan bahwa mundurnya Subandi tidak akan menggoyahkan soliditas PKB di Sidoarjo. Terlebih partai pimpinan Muhaimin Iskandar ini memiliki sejarah panjang di Kota Delta.

“Kami berharap PKB tetap solid, apalagi kami sudah punya pengalaman menghadapi dinamika politik seperti ini sebelumnya. Dari ranting hingga DPC, semuanya tetap tegak lurus dan solid untuk kemenangan siapapun yang diusung PKB nanti,” tambahnya.

Namun demikian terkait rekomendasi, meski Kamis hari ini (29/8) merupakan hari terakhir pendaftaran, hingga pukul 15.00 WIB, PKB belum juga mengumumkan siapa pasangan calon yang bakal diusungnya. Menurut Nasih, hal ini merupakan kewenangan DPP dan DPW. DPC, kata Nasih, hanya menjalankan perintah dari pusat.

“Tentang rekom itu mutlak kewenangan DPP dan DPW. Kami di DPC hanya menjalankan perintah saja. Kami siap mendukung dan bekerja keras untuk kemenangan pasangan yang diusung PKB,” tutup Nasih. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Yudha
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.