KabarBaik.co – Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto resmi membuka Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) Serentak PDI Perjuangan Jawa Timur di Hotel Shangri-La Surabaya, Sabtu (20/12).
Hasto menegaskan pentingnya Konferda dan Konfercab untuk meneguhkan sikap politik di Jawa Timur.
“Jawa Timur harus mampu menjadi soko guru atau tiang penyangga bangsa,” kata Hasto, mengutip arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Hasto menyoroti lima peristiwa peradaban di Jawa Timur yang harus menjadi pedoman kekuatan seluruh kader PDI Perjuangan Jawa Timur, yaitu sejarah Nusantara, sejarah Bung Karno, Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari, deklarasi Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan, dan sejarah kekuatan arus bawah yang menggulingkan Orde Baru.
“Jadikan lima perspektif ini jadi kekuatan kita semua,” kata Hasto.
Hasto juga menekankan pentingnya loyalitas, turun ke bawah, dan tidak tersandra secara politik.
“Kita harus berdamai pada suasana kebatinan kita,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Said Abdulah, mengungkapkan pentingnya agenda Partai guna meneguhkan kekuatan PDI Perjuangan.
“Agar semakin kokoh dan solidnya PDI Perjuangan, saya yakin kita bisa buktikan hal itu,” katanya.
Konferda dan Konfercab ini bukan perpisahan, melainkan langkah strategis merealisasikan program ideologis ke masyarakat.
“Ini sebagai langkah kita dengan program yang strategis dengan sasaran teknokratis,” kata Said. (*)






