KabarBaik.co, Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus memperkuat pembangunan infrastruktur melalui program Jamula (Jalan Mantap dan Alus Lamongan) 2026. Program prioritas tersebut difokuskan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar distribusi ekonomi masyarakat.
Pada 2026, Pemkab Lamongan merencanakan rekonstruksi 56 ruas jalan strategis dengan total panjang mencapai 40 kilometer yang tersebar di berbagai kecamatan. Pengerjaan meliputi pelebaran jalan, pengecoran, hingga pengaspalan.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, program Jamula bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurut dia, kondisi jalan yang semakin baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian dan aktivitas perdagangan.
“Program Jamula 2026 menjadi bentuk komitmen pemerintah untuk menghadirkan infrastruktur yang berkualitas dan merata hingga pelosok desa. Saat ini seluruh proyek masih berproses, ada yang sudah selesai 100 persen, ada yang masih tahap pengecoran, hampar agregat, hingga proses penghitungan,” ujar Yuhronur.
Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu juga menargetkan peningkatan persentase jalan mantap di Lamongan pada 2026 agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.
Ia turut mengimbau warga untuk bersama-sama menjaga infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Melalui Jamula 2026, Lamongan terus bergerak menuju daerah yang maju, nyaman, dan terkoneksi, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan. Targetnya tingkat kemantapan jalan bisa mencapai 63,55 persen,” katanya.(*)








