KONI Malang Usulkan Tambahan Anggaran Rp 10 Miliar untuk Hadapi Porprov 2027

oleh -82 Dilihat
WhatsApp Image 2026 07 05 at 12.57.32 PM
Sekretaris Umum KONI Kabupaten Malang, Zulham A. Mubarrok (foto: istimewa)

KabarBaik.co, Malang – KONI Kabupaten Malang mengusulkan penambahan anggaran hibah hingga mencapai Rp 10 miliar melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2026. Tambahan anggaran tersebut diproyeksikan untuk memperkuat pembinaan atlet sebagai modal utama menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Sekretaris Umum KONI Kabupaten Malang Zulham A. Mubarrok mengatakan anggaran hibah yang diterima saat ini sebesar sekitar Rp 1,5 miliar sudah tidak lagi memadai untuk memenuhi kebutuhan pembinaan atlet di puluhan cabang olahraga. Besarnya potensi atlet Kabupaten Malang dinilai harus diimbangi dengan dukungan anggaran yang lebih realistis.

“Anggaran yang ada saat ini masih sekitar Rp 1,5 miliar. Dengan jumlah cabang olahraga yang begitu banyak, tentu masih jauh dari kebutuhan ideal. Karena itu pada PAK APBD nanti kami akan mengusulkan penambahan anggaran. Harapannya bisa mencapai sekitar Rp 10 miliar agar pembinaan atlet bisa dilakukan secara maksimal,” ujar Zulham, Minggu (5/7).

Menurut Zulham, peningkatan anggaran bukan sekadar untuk membiayai operasional organisasi, melainkan sebagai investasi jangka panjang bagi peningkatan prestasi olahraga Kabupaten Malang. Dana tersebut akan diarahkan untuk memperkuat pembinaan atlet sejak dini, mendukung program pemusatan latihan, serta memenuhi berbagai kebutuhan persiapan menuju Porprov Jatim 2027.

Target peningkatan anggaran juga tidak lepas dari ambisi KONI Kabupaten Malang memperbaiki capaian pada Porprov Jatim mendatang. Setelah menempati peringkat keempat pada Porprov Jatim 2025, KONI kini membidik posisi runner-up dengan pembinaan yang lebih terstruktur dan berkesinambungan.

Selain memperkuat pembinaan, KONI juga melakukan pembenahan tata kelola organisasi melalui penerapan sistem administrasi berbasis digital. Seluruh proses persuratan, pelaporan keuangan, hingga administrasi organisasi mulai dilakukan secara elektronik guna meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas.

“Kami juga memberikan transfer knowledge kepada seluruh cabang olahraga agar tata kelola organisasi semakin profesional dan akuntabel. Digitalisasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan organisasi,” terang Zulham.

KONI juga mulai menghitung kebutuhan anggaran yang lebih besar karena Porprov Jatim 2027 akan digelar di luar wilayah Malang Raya. Kondisi tersebut akan berdampak pada meningkatnya biaya transportasi, penginapan, konsumsi atlet, hingga kebutuhan operasional selama pertandingan berlangsung.

Untuk memastikan penggunaan anggaran tetap sesuai aturan, penyediaan akomodasi atlet nantinya akan dilakukan melalui mekanisme lelang. Langkah tersebut disiapkan agar seluruh proses pengelolaan anggaran berjalan transparan dan akuntabel.

Meski demikian, usulan penambahan hibah hingga Rp 10 miliar masih akan dibahas bersama Pemerintah Kabupaten Malang dan DPRD Kabupaten Malang dalam pembahasan PAK APBD 2026. Besaran anggaran yang nantinya disetujui akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan prioritas pembangunan lainnya.

KONI berharap dukungan anggaran yang lebih besar dapat menjadi fondasi kuat dalam mencetak atlet berprestasi sekaligus mengangkat posisi Kabupaten Malang menjadi salah satu kekuatan utama olahraga di Jawa Timur pada Porprov 2027. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.