KabarBaik.co, Filipina- Indonesia mengusung misi besar menorehkan sejarah baru saat menghadapi Kamboja pada partai final SEA V Cup 2026 di Candon City Arena, Filipina, Sabtu (19/7) pukul 16.00 WIB. Berbekal rekor sempurna tanpa kehilangan satu set sepanjang turnamen, Skuad Garuda kini hanya berjarak satu kemenangan lagi untuk menutup leg pertama dengan gelar juara sekaligus makin menegaskan dominasinya di kawasan Asia Tenggara.
Sebelum partai puncak berlangsung, publik bola voli lebih dulu disuguhkan duel perebutan tempat ketiga antara Vietnam melawan Thailand yang dijadwalkan mulai pukul 12.30 WIB.
Indonesia melaju ke final dengan performa yang meyakinkan. Anak asuh Reidel Toiran menyapu bersih tanpa ampun seluruh pertandingan dengan kemenangan 3-0. Termasuk saat menyingkirkan Vietnam di babak semifinal, Sabtu (18/7) malam.
Meski Vietnam sempat memberikan tekanan di beberapa fase pertandingan, pengalaman dan kedalaman skuad membuat Farhan Halim dan kawan-kawan tetap mampu mengendalikan jalannya laga hingga memastikan tiket ke final.
Kekuatan Indonesia musim ini terlihat dari perpaduan ideal antara pemain senior dan generasi muda. Nama-nama berpengalaman seperti Farhan Halim, Sigit Ardian, Hendra Kurniawan, dan Dio Zulfikri menjadi penyeimbang bagi talenta muda, yakni Putra Bagus, Rama Fazza Fauzan, Fauzan Nibras, serta Boy Arnez Arabi.
Di sektor pengatur serangan, setter asal Jawa Timur Alfin Daniel Pratama tampil konsisten menghidupkan permainan, sementara libero dobel Raihan memberikan ketenangan di lini pertahanan.
Di sisi lain, Kamboja datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menciptakan kejutan terbesar dalam turnamen yang masuk agenda FIBV ini. Angkor Warriors sukses menumbangkan Thailand dengan skor 3-1 pada babak semifinal, hasil yang langsung mendapat sorotan luas dari media-media setempat sebagai simbol kebangkitan bola voli Kamboja.
Performa outside hitter Veasna Voeurn menjadi salah satu faktor utama keberhasilan tersebut. Ia tampil gemilang, termasuk mencetak beberapa service ace secara beruntun pada momen-momen krusial set keempat yang mematahkan perlawanan skuad Gajah Putih Thailand.
Meski optimistis, publik Kamboja juga tampaknya menyadari bahwa tantangan menghadapi Indonesia tidak akan mudah. Pasalnya, kedua tim sudah pernah bertemu pada fase Grup A, di mana Indonesia menang meyakinkan dalam tiga set langsung. Dari sisi ranking dunia versi FIBV, Indonesia juga berada cukup jauh dari Kamboja.
Namun, atmosfer partai final tentu berbeda dibandingkan laga penyisihan. Tekanan, gengsi, dan peluang mengangkat trofi dipastikan membuat duel sore nanti berlangsung lebih ketat. Kamboja diprediksi tampil lebih berani dengan modal kemenangan atas Thailand, sementara Indonesia dituntut menjaga konsistensi permainan yang sejauh ini nyaris tanpa cela. Di antara kelemahan Indonesia, masih sering melakukan error. Termasuk saat servis.
Seluruh pecinta bola voli Tanah Air dapat menyaksikan pertandingan final Leg 1 SEA V Cup 2026 melalui layanan live streaming Moji TV atau Vidio di link ini: https://vid.id/7us9bz. Laga seru tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 16.00 WIB, setelah pertandingan perebutan peringkat ketiga antara Vietnam vs Thailand yang dimulai pukul 12.30 WIB.
Indonesia kini tinggal selangkah lagi mewujudkan misi besarnya, sekaligus mewujudkan target federasi. Rekor sempurna tanpa kehilangan satu set akan benar-benar bermakna apabila mampu ditutup dengan kemenangan atas Kamboja di partai final, juga dengan klinis.
Sebaliknya, Kamboja bertekad melanjutkan kisah sensasionalbta dan menciptakan sejarah baru dengan merebut gelar juara untuk kali pertama setelah lebih dulu menyingkirkan unggulan Thailand. Mungkinkah? (*)






