Masuk Teluk Lamong, X-Press Feeders Perkuat Jalur Perdagangan Surabaya-Tiongkok

oleh -96 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 03 at 4.01.26 PM
Kapal petikemas MV WANTAI/WANT001 yang dioperasikan oleh X-Press Feeders (ist)

KabarBaik.co, Surabaya – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) kembali memperkuat konektivitas perdagangan internasional melalui penambahan layanan pelayaran baru. Terminal petikemas yang berada di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak tersebut menyambut sandar perdana atau maiden voyage kapal petikemas MV WANTAI/WANT001 yang dioperasikan oleh X-Press Feeders.

Kapal tersebut tiba di Terminal Petikemas Teluk Lamong pada Senin (1/6) pukul 22.30 WIB sebagai bagian dari layanan South China Java Express (SCJX) yang akan beroperasi secara rutin setiap pekan.

Masuknya layanan SCJX menjadi layanan Internasional baru kedua yang beroperasi di TPK Teluk Lamong sepanjang 2026. Kehadiran layanan ini sekaligus memperluas akses perdagangan langsung antara Surabaya dan sejumlah pelabuhan utama di kawasan Tiongkok Selatan.

MV WANTAI merupakan kapal petikemas berbendera Liberia dengan panjang 210 meter, lebar 32 meter, bobot mati 38.250 ton, dan kapasitas angkut hingga 2.902 TEUs. Pada pelayaran perdananya di Teluk Lamong, kapal tersebut melayani aktivitas bongkar muat sebanyak 1.250 TEUs.

Layanan SCJX melayani rute Jakarta-Surabaya-Yantian-Xiamen (OGT)-Xiamen (HTN)-Nansha. Rute ini diharapkan dapat memberikan alternatif jalur logistik yang lebih kompetitif bagi pelaku usaha, khususnya eksportir dan importir yang memiliki aktivitas perdagangan dengan wilayah Tiongkok Selatan.

Terminal Head TPK Teluk Lamong Capt. Pierre Rochel T. mengatakan kehadiran layanan baru tersebut semakin memperkuat posisi Teluk Lamong sebagai salah satu gerbang perdagangan internasional di Indonesia bagian timur.

“Kehadiran layanan SCJX memberikan alternatif konektivitas yang semakin kompetitif bagi para eksportir dan importir, khususnya menuju berbagai pelabuhan utama di Tiongkok Selatan. Kami menyambut baik kepercayaan yang diberikan oleh X-Press Feeders untuk menjadikan TPK Teluk Lamong sebagai salah satu pelabuhan singgah dalam layanan ini,” ujar Pierre, Rabu (3/6).

Menurutnya, bertambahnya layanan internasional reguler menunjukkan meningkatnya kepercayaan perusahaan pelayaran global terhadap kualitas layanan serta keandalan operasional yang dimiliki TPK Teluk Lamong.

“Kami berkomitmen menjaga produktivitas, keandalan operasional, dan kepastian pelayanan guna mendukung kebutuhan pelanggan serta pertumbuhan perdagangan internasional melalui Surabaya,” katanya.

Apresiasi juga datang dari Kapten MV WANTAI, Wang Yongfu. Ia menilai fasilitas dan operasional di TPK Teluk Lamong memberikan kesan positif bagi awak kapal.

“Teluk Lamong memberikan kesan yang sangat baik bagi kami. Lingkungannya bersih, operasionalnya tertata, dan konsep green port yang diterapkan sangat terlihat,” ungkap Wang.

Kehadiran layanan SCJX sejalan dengan upaya TPK Teluk Lamong dalam memperluas jaringan pelayaran internasional dan meningkatkan efisiensi rantai pasok nasional. Sebagai terminal petikemas semiotomatis pertama di Indonesia yang mengusung konsep green port, Teluk Lamong terus mendorong inovasi layanan guna mendukung aktivitas logistik yang lebih efisien, andal, dan berkelanjutan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Irma Hari Trisiawardani
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.