KabarBaik.co – BPBD Kabupaten Pasuruan menindaklanjuti peringatan dari BMKG Juanda terkait cuaca ekstrem pada 1-10 Januari 2026. Fenomena yang dimaksud berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti hujan sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es.
Karena Kabupaten Pasuruan termasuk wilayah ekstrem dari fenomena hidrometeorologi, maka BPBD Kabupaten Pasuruan mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi, menghimbau agar sepuluh hari ke depan masyarakat waspada dengan cuaca ekstrem dengan cara menghindari daerah rawan bencana untuk menghindari korban. “Masyarakat untuk selalu waspada akan cuaca ekstrem saat ini. Bencana tidak bisa diprediksi datangnya, sehingga untuk selalu waspada,” kata Sugeng, Jumat (2/1).
Sugeng menjelaskan, Kabupaten Pasuruan merupakan daerah rawan bencana, mulai dari banjir, puting beliung, hingga tanah longsor. “Kabupaten Pasuruan merupakan daerah rawan bencana, maka dengan himbauan ini masyarakat untuk memperhatikan dan menghindari daerah rawan bencana,” jelasnya. (*)






