PCNU Surabaya Ajak Eksekutif dan Legislatif Sinergi Atasi Permasalahan Umat

oleh -202 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 12 at 3.27.24 PM
PCNU Surabaya menggelar kegiatan Halal Bihalal (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya– PCNU Surabaya menggelar kegiatan Halal Bihalal di Kantor HBNO Jalan Bubutan, Minggu (12/4). Kegiatan ini rutin dilakukan setiap setelah lebaran atau masih di bulan Syawal.

Acara Halal Bi Halal ini dihadiri oleh Rais Syuriah PCNU Surabaya, KH. Dzul Hilmi, Ketua PCNU Surabaya, H. Masduki Toha, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Sekda Kota Surabaya, Lilik Arijanto.

Kemudian juga perwakilan pengurus organisasi lainnya seperti Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Surabaya, perwakilan agama Kristen dan Katolik di Surabaya serta juga partai yang memiliki kursi di DPRD Surabaya.

Dalam sambutannya, Ketua PCNU Surabaya, H. Masduki Toha menyampaikan kembali pesan dari pendiri NU Kiai Hasyim Asyari. “Siapa yang mau mengurus NU maka dia santriku,” kata dia menirukan ulang ucapan dari sosok Pahlawan Nasional tersebut.

Menurut dia NU adalah organisasi yang besar dan sangat dekat dengan masyarakat. Karena memiliki pengurus mulai dari tingkat MWC (kecamatan) hingga ranting di kelurahan.

“Maka NU mampu paham akan permasalahan ummat. Kami titipkan NU pada njenengan. Karena yang punya uang njejengan,” tuturnya seraya menyebut pejabat yang ada di Pemkot maupun DPRD Surabaya.

Dia melanjutkan dari PCNU hanya bisa mendorong agar sinergi bisa berjalan. Yakni, dengan melakukan hubungan yang simbiosis dan mutualis yang saling menguntungkan.

Masduki Toha menegaskan sangat banyak permasalahan ummat saat ini. Misalnya saja tindak pidana ataupun kriminalitas.

“Masalah pencurian motor. Tak seribu, tapi tiga ribu. Dan ini terjadi di Surabaya,” tegasnya keheranan.

Kemudian sama halnya pada rokok elektrik yang mulai dimasuki narkoba. “Kalau begini terus masa depan generasi muda kita bisa jadi generasi yang linglung,” cetusnya.

Senada dalam sambutannya Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi berharap adanya sinergi pihak PCNU Surabaya dengan pemkot. “Karena saya ingin menggerakan Surabaya ini dengan Aqidah Agama Islam Ahlusunnah Wal Jamaah,” tegasnya.

Dia kemudian mencontohkan saat ini telah ada program Rp 5 juta perbulan untuk pembinaan anak muda di ruang lingkup RW. “Saya berharap ini NU atau Ansor yang bisa mendampingi,” lanjutnya.

Eri menambahkan akan merasa berhasil jika setiap anak muda yang ditanya siapa sosok wali kota dan menjawab PCNU. “Kalau ditanya wali kota dan dijawab Eri Cahyadi maka saya belum berhasil. Berarti pembangunan di Kota Surabaya belum dilakukan secara kolektif bersama,” imbuhnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.