KabarBaik.co, Pasuruan – Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat (SR) yang digagas Presiden Prabowo Subianto mulai berjalan di beberapa daerah. Program tersebut diharapkan bisa memperluas akses pendidikan berkualitas bagi keluarga miskin khususnya yang berada di desil 1 dan 2.
Di Kota Pasuruan direncanakan pembangunan SR Jatim 3. Hingga kini prosesnya masih terus berjalan dan telah berlangsung selama tiga bulan. Beberapa pihak menilai pengerjaan proyek tersebut berjalan lamban. Khususnya dalam pengerukan lahan yang dijadikan lokasi pembangunan gedung sekolah.
Teguh, salah seorang konsultan pengawasan proyek menyampaikan bahwa luas lahan yang dipersiapan untuk pembangunan SR Jatim 3 baru tersedia 40 persen. “Baru tercapai 40 persen lahan yang diuruk oleh pemenang proyek, padahal lahan cukup luas dan proyek terus berjalan,” kata Teguh, Jumat (6/3).
Teguh menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan masukan agar proses pengurukan ditingkatkan, mulai menambahkan tonase muatan hingga memperbanyak armada truk pengangkut tanah. “Karena masih kurang banyak. Nanti saya sampaikan pada pelaksana, agar truk diperbanyak dan muatan yang besar sehingga target pengurukan selesai,” jelasnya.
Teguh menegaskan bahwa proyek pembangunan gedung SR Jatim 3 harus selesai tepat waktu. Sekolah tersebut rencananya mulai dipakai pada tahun ajaran baru 2026-2027. “Semoga selesai tepat waktu dengan pengawasan yang tepat dan memberikan masukan kepada pelaksana proyek. Ajaran baru sudah dekat untuk SR Kota Pasuruan,” tutup Teguh. (*)






