KabarBaik.co, Pasuruan – Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan dalam mengawasi hewan kurban hingga penyembelihan dilakukan mengantisipasi adanya penyakit dalam hewan kurban tersebut.
Dalam pengawasan dilapangan petugas DKP3 turun untuk melaksanaan pemeriksaan postmortem hewan kurban usai disembelih dan menemukan adanya cacing hati di hewan kurban sapi.
Panti Hapsari, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet menyampaikan, pemeriksaan hewan kurban dengan sistem postmortem ini melibatkan tenaga dokter hewan, paramedis kesehatan hewan dan peternakan untuk memastikan hewan tersebut sehat.
“DKP3 telah menerjunkan 100 petugas yang menyebar untuk memantau kesehatan hewan kurban saat penyembelihan, dan ditemukan adanya cacing hati di sapi,” kata Hapsari.
Ditambahkannya temuan cacing hati tersebut di wilayah kecamatan Rejoso, dan petugas langsung memotong hati yang rusak dan dimusnahkan.
“Temuan di wilayah Rejoso, hati yang ada cacingnya langsung dipotong dan dimusnahkan, sisanya dalam kondisi baik,” tambahnya.
Walau begitu, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan menyebut, cacing hati pada hewan yang disembelih untuk kurban merupakan hal yang wajar. Paling banyak dijumpai pada hewan ternak sapi, sedangkan untuk kambing dan domba tidak ada.






