KabarBaik.co, Gresik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menggandeng Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Lamongan dan Unusa di Ruang Command Center Pemkab Lamongan, Senin (24/8).
MoU ditandatangani Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Rektor Unusa Tri Yogi Yuwono.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, kerja sama dengan perguruan tinggi menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan inovasi yang tidak hanya berhenti di lingkungan akademik, tetapi bisa diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pemkab Lamongan telah bekerja sama dengan banyak universitas. Banyak hal yang kita kembangkan dari pengembangan SDM dan tridarma perguruan tinggi, di antaranya produk inovasi karya mahasiswa. Melalui ajang KKN Megilan Expo 2026, berbagai karya cipta mahasiswa kini telah berhasil diproduksi secara massal, di antaranya penerapan lubang biopori dan pengolahan sampah,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes.
Menurut Yuhronur, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memperkaya perspektif pemerintah daerah sekaligus memperkuat kapasitas dalam menghadapi berbagai persoalan pembangunan.
Melalui kolaborasi tersebut, pengetahuan, hasil riset, dan kreativitas mahasiswa diharapkan dapat dihubungkan dengan kebutuhan nyata masyarakat.
Selain riset dan inovasi, Pemkab Lamongan juga menjadikan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu perhatian utama.
Berbagai program dikembangkan untuk memperluas akses pendidikan sekaligus menyiapkan generasi muda Lamongan yang unggul dan memiliki daya saing. Salah satunya melalui program Beasiswa Perintis.
Sementara itu, Rektor Unusa Tri Yogi Yuwono menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menyatakan Unusa siap berkontribusi dalam mendukung pembangunan Lamongan melalui penguatan jejaring tridarma perguruan tinggi.
Kerja sama Pemkab Lamongan dan Unusa diharapkan tidak sebatas memperluas jejaring antarlembaga. Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk melahirkan program-program konkret, mulai dari pengembangan SDM, riset dan inovasi, hingga pengabdian yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat Lamongan.(*)






