KabarBaik.co, Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus memperkuat sektor ekonomi kreatif melalui penyelenggaraan Lamongan Carnival Fashion Fest Competition 2026 yang digelar di Lamongan Sport Center, akhir pekan lalu.
Ajang yang untuk pertama kalinya digelar tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas sekaligus mengembangkan potensi ekonomi berbasis karya dan inovasi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Lamongan Nalikan, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga pengembangan sumber daya manusia serta sektor ekonomi kreatif yang mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Lamongan Carnival Fashion Fest Competition saya harap menjadi wadah untuk menunjukkan potensi, inovasi, dan kepercayaan diri generasi muda Lamongan dalam menghadapi persaingan di era ekonomi kreatif,” ujar Nalikan.
Kompetisi tersebut diikuti 29 peserta dari berbagai daerah, mulai dari Lamongan, Gresik, Surabaya, Sidoarjo hingga Malang. Kehadiran peserta lintas daerah itu menunjukkan tingginya minat terhadap industri kreatif, khususnya di bidang fashion dan seni pertunjukan.
Nalikan mengatakan, di tengah perkembangan zaman yang berlangsung cepat, daerah yang mampu berkembang bukan sekadar daerah yang mengikuti tren, melainkan yang mampu menghadirkan karakter dan identitasnya sendiri.
Karena itu, ia berharap ajang tersebut dapat menjadi sarana untuk mengangkat kekayaan budaya, tradisi, serta potensi lokal Lamongan melalui karya-karya yang dikemas secara modern dan inovatif.
“Melalui kegiatan ini, kekayaan budaya dan potensi lokal Lamongan dapat semakin dikenal luas melalui karya kreatif generasi muda,” katanya.
Nalikan menilai ekonomi kreatif kini menjadi salah satu sektor strategis yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan daya saing daerah.
Untuk itu, Pemkab Lamongan terus mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif melalui berbagai program yang memberi ruang bagi lahirnya talenta-talenta baru di bidang fashion, desain, kriya, hingga seni pertunjukan.
Komitmen tersebut sejalan dengan capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lamongan yang menunjukkan tren positif. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Lamongan tercatat mencapai 5,40 persen, meningkat dibandingkan 4,81 persen pada 2024.
Peningkatan tersebut menjadi salah satu indikator kuatnya perekonomian daerah yang turut ditopang oleh berkembangnya sektor industri kreatif.
Dalam kompetisi tersebut, para peserta menampilkan beragam karya dengan mengedepankan kreativitas, estetika, dan kemampuan pertunjukan. Dewan juri melakukan penilaian berdasarkan tiga aspek utama, yakni tata rias (make up), koreografi, dan desain kostum.
Dari hasil penilaian, panitia akan menetapkan Juara I, Juara II, Juara III, Harapan I, dan Harapan II.
Melalui penyelenggaraan perdana Lamongan Carnival Fashion Fest Competition, Pemkab Lamongan berharap semakin banyak insan kreatif lahir dan mampu mengangkat identitas daerah sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.(*)






