Pemkab Lamongan Tingkatkan Kapasitas Aparatur Lewat Prima Desa

oleh -164 Dilihat
Perangkat desa se-Kabupaten Lamongan mengikuti Prima Desa.
Perangkat desa se-Kabupaten Lamongan mengikuti Prima Desa.

KabarBaik.co, Lamongan — Pemerintah Kabupaten Lamongan terus memperkuat kualitas aparatur desa melalui Program Peningkatan Manajemen Aparatur Desa (Prima Desa). Program yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lamongan itu resmi dibuka Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Selasa (12/5/), di Aula Gajah Mada Lantai 7 Gedung Pemkab Lamongan.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Pak Yes menegaskan bahwa perangkat desa merupakan garda terdepan pelayanan publik yang dituntut memiliki kemampuan teknis, komunikasi, hingga kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman.

“Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 menegaskan bahwa tidak ada pembangunan Indonesia yang berhasil tanpa desa yang kuat, dan tidak ada desa yang kuat tanpa perangkat desa yang berdedikasi,” kata Pak Yes.

Ia menjelaskan, perangkat desa memiliki peran strategis dalam menjalankan roda pemerintahan desa sekaligus menerjemahkan kebijakan kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menjadi program yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi desa saat ini semakin kompleks, mulai dari efisiensi tata kelola pemerintahan hingga dampak perubahan iklim. Karena itu, aparatur desa dituntut lebih adaptif dan responsif.

“Perangkat desa sering berhubungan langsung dengan pelayanan publik. Maka harus mampu beradaptasi terhadap tantangan yang ada dan memiliki kemampuan lebih untuk menerjemahkan tantangan tersebut menjadi kebijakan bersama yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pak Yes juga menekankan pentingnya penguasaan hard skill dan soft skill bagi aparatur desa. Hard skill dinilai penting untuk mendukung kemampuan teknis pekerjaan, sedangkan soft skill dibutuhkan untuk membangun komunikasi, kepercayaan publik, dan kemampuan bekerja sama.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Lamongan Joko Raharto mengatakan, Prima Desa digelar selama dua hari, yakni 12-13 Mei 2026, dan diikuti 213 perangkat desa yang baru dilantik pada 2025 hingga awal 2026.

Peserta terdiri atas 15 sekretaris desa, 44 kepala urusan, 80 kepala seksi, dan 74 kepala dusun.

“Program ini bertujuan meningkatkan kinerja aparatur desa agar mampu menjalankan tata kelola pemerintahan desa secara profesional, adaptif, dan berorientasi pelayanan masyarakat,” ujar Joko.

Dalam pelatihan tersebut, peserta akan mendapatkan berbagai materi strategis, mulai dari pengelolaan keuangan desa, aset dan sumber daya desa, penguatan nilai-nilai Pancasila, pengembangan BUMDes, kepemimpinan dan loyalitas perangkat desa, hingga tata kerja pemerintahan desa.

Melalui Prima Desa, Pemkab Lamongan berharap aparatur desa semakin profesional, responsif, dan mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat di desa-desa Kabupaten Lamongan.(*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.