Pemkab Sidoarjo Bagikan Ayam dan Telur untuk Cegah Stunting

oleh -73 Dilihat
IMG 20240909 WA0020
Plt. Bupati Sidoarjo Subandi saat memberikan bantuan kepada warganya. (Yudha)

KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam memerangi stunting. Sebanyak 2.085 keluarga di Sidoarjo yang tergolong sebagai Keluarga Rawan Stunting (KRS) menerima bantuan pangan berupa satu ekor ayam dan 10 butir telur. Bantuan ini disalurkan pada Senin (9/9) di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Buduran, Kecamatan Sidoarjo, dan Kecamatan Candi.

Plt Bupati Sidoarjo Subandi menjelaskan, program ini merupakan tindak lanjut dari instruksi presiden yang menekankan pentingnya pencegahan stunting. “Program ini diharapkan mampu mengatasi stunting, yaitu masalah pertumbuhan anak dan balita akibat kekurangan gizi kronis serta kurangnya stimulasi pada anak,” ujar Subandi saat membagikan bantuan kepada warga.

Subandi menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung upaya pemerintah untuk mengatasi stunting. Menurutnya, meski pemerintah sudah memberikan bantuan pangan, hasilnya akan maksimal jika diimbangi dengan perhatian orang tua terhadap gizi dan perkembangan anak. “Dengan kerjasama antara orang tua, guru, dan pemerintah, kita bisa menciptakan generasi emas yang bebas dari stunting,” tambahnya.

Dia juga berharap agar bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan anak-anak dan tidak diperjualbelikan. “Masyarakat yang menerima bantuan ini diimbau untuk mengonsumsi telur dan ayam ini bagi anak-anak dan balita mereka. Jangan sampai bantuan ini disalahgunakan,” tegas Subandi.

Program bantuan ayam dan telur ini, kata Subandi, akan terus dievaluasi efektivitasnya. Jika terbukti mampu menekan angka stunting, Pemkab Sidoarjo berencana untuk melanjutkan program ini di tahun-tahun mendatang. “Kami akan pantau terus perkembangannya. Jika efektif, program ini akan dilanjutkan secara berkelanjutan,” kata dia.

Salah satu penerima bantuan, Fenda, warga Desa Balonggabus, Kecamatan Candi, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Dia mengatakan, bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anaknya. “Saya sangat senang dan berterima kasih kepada Pemkab Sidoarjo. Ayam dan telur ini sangat bermanfaat untuk menambah gizi anak-anak saya,” ungkap Fenda.

Fenda juga berharap program ini terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya, mengingat pentingnya asupan gizi untuk perkembangan anak-anak. “Semoga program ini terus ada di masa mendatang, karena sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, angka stunting di wilayah ini mengalami tren penurunan yang signifikan. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Sidoarjo pada tahun 2022 mencapai 16,1 persen. Namun, pada tahun 2023 angka ini turun menjadi 8,4 persen.

Tidak hanya itu, data terbaru dari hasil pengukuran balita di posyandu menunjukkan penurunan lebih lanjut. Berdasarkan laporan Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) semester pertama tahun 2024, angka stunting di Sidoarjo turun menjadi 2,3 persen.

Subandi berharap angka tersebut bisa terus ditekan dengan berbagai program yang mendukung kesehatan dan perkembangan anak-anak di Sidoarjo. “Kami optimis, dengan langkah-langkah yang sudah diambil, angka stunting di Sidoarjo akan terus turun hingga mencapai nol persen,” tuturnya.

Pemkab Sidoarjo juga akan terus memperkuat sinergi dengan perangkat daerah terkait, seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial, untuk memastikan program-program pencegahan stunting berjalan lancar dan tepat sasaran. “Kerjasama semua pihak diperlukan agar program ini sukses dan anak-anak Sidoarjo bisa tumbuh sehat serta cerdas,” pungkas Subandi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Yudha
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.