KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo mengalokasikan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 372 juta untuk merehabilitasi rumah warga yang rusak akibat gempa bumi di Kecamatan Banyuputih.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo menegaskan bahwa perbaikan rumah terdampak merupakan tanggung jawab penuh pemerintah daerah.
“BPBD memastikan semua rumah korban gempa diurus. Biaya perbaikan atau rekonstruksi bangunan ditanggung dari BTT Kabupaten,” ujar Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu, Rabu (1/10).
Data sementara mencatat 145 rumah terdampak, dengan rincian: 63 unit rusak ringan, 23 unit rusak sedang, dan 57 unit rusak berat. Nominal bantuan yang diberikan bervariasi, sesuai hasil pendataan tenaga teknis, yakni berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 30 juta.
Bupati Rio menjelaskan bahwa dana tersebut mencakup biaya bahan bangunan, upah tukang, dan administrasi perbankan.
Mekanisme penyaluran dilakukan dengan transfer langsung ke rekening penerima agar warga dapat memperbaiki rumah secara mandiri.
“Artinya, mereka sudah tidak lagi dibebani biaya apa pun,” tambahnya.
Selain BTT, bantuan sembako dari berbagai pihak juga terus disalurkan. Bupati mengajak masyarakat untuk tetap menunjukkan kepedulian.
“Saya pesan kepada semua yang mau berkontribusi jangan berhenti. Karena setelah BTT ini dikeluarkan, kebutuhan sehari-hari korban tetap harus kita perhatikan,” katanya.
Bupati menargetkan pencairan bantuan dapat dilakukan dalam waktu dekat. Setelah proses pembukaan rekening penerima di bank selesai, ia berharap dana sudah bisa ditransfer.
“Besok saya tanda tangani dokumennya. Semoga minggu depan sudah bisa ditransfer,” pungkasnya. (*)






