KabarBaik.co, Blitar – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menargetkan pelaksanaan program pembangunan tahun 2026 mulai berjalan pada Juni hingga Juli. Langkah tersebut dilakukan agar capaian kegiatan dapat dievaluasi lebih awal sebelum pembahasan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) atau APBD Perubahan.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin mengatakan, percepatan pelaksanaan kegiatan diperlukan agar pemerintah memiliki gambaran realisasi program serta ruang untuk melakukan penyesuaian apabila ditemukan kendala di lapangan.
“Targetnya pekerjaan sudah berjalan pada Juni sampai Juli. Jadi saat pembahasan PAK nanti, bisa dilihat pekerjaan mana yang progresnya sesuai dan mana yang perlu dievaluasi,” ujarnya, Jumat (12/6).
Menurut dia, evaluasi juga mencakup kemungkinan adanya sisa anggaran dari proses pengadaan maupun pekerjaan yang realisasinya tidak maksimal. Anggaran tersebut nantinya dapat dipertimbangkan kembali dalam pembahasan perubahan anggaran.
Selain program rutin, pemerintah juga menargetkan percepatan pada sejumlah proyek yang telah masuk perencanaan tahun ini agar pelaksanaannya tidak menumpuk di akhir tahun. Beberapa di antaranya mencakup penyiapan lahan TPA, pembangunan kawasan BTC, serta proyek pengembangan lainnya yang dinilai perlu segera memasuki tahap pelaksanaan.
Mas Ibin menegaskan percepatan dilakukan agar pemerintah memiliki cukup waktu melakukan evaluasi dan penyesuaian kebijakan sebelum tahun anggaran berakhir. “Prinsipnya supaya pelaksanaan kegiatan lebih terukur dan hasilnya bisa dievaluasi lebih awal,” katanya. (*)







