KabarBaik.co – Seorang perempuan bernama Devi Puspitasari, 35, warga Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, diduga menceburkan diri ke aliran Sungai Brantas di wilayah Dusun Mboro, Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Senin sore (12/1).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi sempat melihat korban datang mengendarai sepeda motor, memarkirkan kendaraannya di tepi jalan, lalu berjalan menuju pinggir sungai.
Tak lama berselang, warga mendengar suara benda tercebur ke sungai. Saat didekati, korban masih sempat terlihat berpegangan pada akar pohon di tepi sungai.
Namun, ketika warga berusaha memberi pertolongan, korban diduga melepas pegangan dan hanyut terbawa arus Sungai Brantas yang saat itu cukup deras ke arah barat.
Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, setelah menerima laporan, petugas gabungan langsung diterjunkan ke lokasi.
“Begitu menerima laporan dari warga, petugas Polsek Sanankulon bersama tim gabungan langsung mendatangi TKP dan melakukan upaya pencarian. Saat ini pencarian masih terus dilakukan,” ujar AKP Samsul Anwar, Selasa (13/1).
Di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang milik korban berupa sepeda motor, dompet, dan STNK. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan mental dan rutin menjalani pemeriksaan medis.
“Informasi dari pihak keluarga, korban sebelumnya sempat menyampaikan niat bunuh diri sebelum meninggalkan rumah. Dugaan sementara, korban mengalami depresi,” tambahnya.
Hingga saat ini, tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, Basarnas, perangkat desa, dan relawan masih melakukan pencarian dengan membentuk posko SAR di Kantor Desa Tuliskriyo. Polisi juga telah berkoordinasi dengan tim Inafis untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami mengimbau masyarakat yang berada di sepanjang aliran Sungai Brantas untuk segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” pungkas AKP Samsul.(*)









