KabarBaik.co – Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Jawa Timur bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan donor darah di Kantor OJK Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial dan kontribusi nyata industri jasa keuangan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Acara donor darah tersebut dibuka oleh Kepala OJK Provinsi Jawa Timur, Yunita Linda Sari. Turut hadir Direktur Utama Bank Jatim sekaligus Ketua FKIJK Jawa Timur, Winardi Legowo, perwakilan Unit Transfusi Darah PMI Kota Surabaya, serta perwakilan anggota FKIJK dari berbagai lembaga keuangan. Tahun ini, sebanyak 190 peserta telah terdaftar sebagai pendonor.
Ketua FKIJK Jawa Timur, Winardi Legowo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi. Ia menegaskan bahwa donor darah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan aksi solidaritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Partisipasi industri jasa keuangan dalam kegiatan sosial ini menjadi bukti komitmen kami untuk terus hadir dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya, Senin (24/11).
Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Jawa Timur, Yunita Linda Sari, menyampaikan bahwa tema HUT Ke-14 OJK tahun ini, “Industri Keuangan Tangguh, Indonesia Maju”, mencerminkan upaya industri keuangan dalam terus memperkuat kontribusi terhadap pembangunan nasional. Ia juga mengapresiasi PMI dan seluruh pendonor yang telah menyisihkan waktu di tengah kesibukan.
“Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti, karena setiap tetes darah dapat menyelamatkan nyawa,” kata Yunita.
Selain memperingati hari jadi, kegiatan donor darah ini sekaligus memperkuat budaya berbagi dan semangat empati di lingkungan industri jasa keuangan.
Selama 14 tahun berdiri, OJK terus berkomitmen menjaga stabilitas sektor keuangan melalui pengawasan yang teratur, adil, transparan, dan akuntabel.
OJK juga berupaya memastikan perlindungan optimal bagi konsumen dan masyarakat, serta mendorong inklusi keuangan yang berkelanjutan.
Semangat ulang tahun Ke-14 OJK menjadi dorongan bagi industri keuangan untuk semakin tangguh dan terus memberi manfaat bagi kemajuan Indonesia.






