KabarBaik.co, Gresik – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara, Polres Gresik menggelar bakti sosial dan bakti religi lintas agama di empat rumah ibadah, Jumat (12/6). Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Dalam kegiatan itu, personel Polres Gresik bersama Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 58 Batalyon Ksatriya Hawin Sarawahita bergotong royong membersihkan lingkungan rumah ibadah serta menyalurkan bantuan sosial kepada warga sekitar.
Empat rumah ibadah yang menjadi lokasi bakti religi tersebut yakni Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim di Kecamatan Kebomas, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Gresik di Kebomas, Kelenteng Kim Hin Kiong TITD di Bedilan, serta Pura Kerta Bumi di Kecamatan Menganti.
Suasana kebersamaan terlihat di setiap lokasi. Para personel kepolisian bersama peserta kegiatan tampak membersihkan halaman, area ibadah, hingga fasilitas pendukung guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman bagi masyarakat.
Selain kerja bakti, Polres Gresik juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket kebutuhan pokok kepada warga sekitar rumah ibadah. Sebanyak 50 paket bantuan dibagikan di masing-masing lokasi.
Paket bantuan tersebut berisi beras 5 kilogram, minyak goreng, gula, teh, mie instan, kopi, serta sejumlah kebutuhan pelengkap lainnya seperti kue kering, sirup, dan saus.
Sejumlah pejabat utama Polres Gresik turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kabaglog Polres Gresik AKP Alimuddin Nasution, Kasubbag Bekpal Bag Logistik AKP Nasuka, Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman, AKP Alimin Tunggal, Kapolsek Gresik Kota Iptu Muhammad Kevin Ramadhan, serta KBO Satreskrim Iptu Hamid Rusdi.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, bakti sosial dan bakti religi yang dilaksanakan merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk rasa syukur Polri kepada masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mempererat tali silaturahmi antara Polri dan seluruh elemen warga tanpa memandang perbedaan,” kata Ramadhan.
Menurut dia, semangat kebersamaan dan gotong royong yang terbangun melalui kegiatan tersebut menjadi modal penting dalam menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat.
Kegiatan itu mendapat sambutan positif dari pengurus rumah ibadah maupun warga sekitar. Mereka mengapresiasi langkah Polres Gresik yang dinilai tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga memperkuat nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Warga berharap kegiatan sosial semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga semakin memperkuat kehadiran Polri yang humanis, dekat dengan masyarakat, dan memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.(*)






