KabarBaik.co, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar peringatan Nuzulul Qur’an sebagai momentum memperkuat sinergi sosial dan spiritual bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmennya untuk mewujudkan visi Jember Baru, Jember Maju melalui program kesejahteraan yang inklusif.
Salah satu sorotan utama dalam acara ini adalah penyerahan jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pengemudi ojek online (ojol). Gus Fawait memastikan bahwa para pejuang jalanan ini kini memiliki payung perlindungan atas risiko kerja.
“Sekarang panjenengan semua sudah dilengkapi BPJS Ketenagakerjaan. Jember juga sudah menyandang status Universal Health Coverage (UHC), sehingga BPJS Kesehatan pun otomatis ter-cover. Jika sakit, cukup ke rumah sakit dengan tenang,” tegasnya, Sabtu (7/3) malam.
Selain pengemudi ojol, Gus Fawait menyerahkan insentif secara simbolis kepada guru ngaji lintas agama. Ia menekankan adanya perubahan mekanisme penyaluran yang jauh lebih manusiawi dan efisien dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Untuk guru ngaji, baik muslim maupun non-muslim, kami berikan insentif dengan cara yang terhormat. Tidak boleh lagi ada antrean panjang. Kami salurkan tepat di bulan Ramadan agar manfaatnya lebih terasa,” imbuhnya.
Di hadapan jajaran Forkopimda dan kepala OPD, Bupati juga memaparkan progres strategis pembangunan Jember dalam setahun terakhir, mulai dari rencana pembangunan flyover di perempatan Mangli serta pelebaran jalan sepanjang jalur Tanggul hingga Mangli hingga penyederhanaan pengurusan KTP.
“Warga di luar kota kini cukup mengurus di kantor kecamatan, sementara warga kota dilayani di Dispendukcapil guna meminimalkan penumpukan,” tutupnya.
Acara diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan Jember, khususnya bagi warga yang akan melakukan perjalanan mudik menjelang Idul Fitri.(*)







