Perkuat Kedaulatan Emas Nasional, Merdeka Copper Gold Gandeng ANTAM Serap 3 Ton Produksi per Tahun

oleh -61 Dilihat
IMG 20260305 WA0001 scaled
Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat penyerapan produksi emas nasional

KabarBaik.co, Jakarta – PT Merdeka Copper Gold Tbk (BEI: MDKA) bersama PT Merdeka Gold Resources Tbk (BEI: EMAS) resmi menandatangani perjanjian jual beli emas (Gold Sales & Purchase Agreement/GSPA) dengan PT Aneka Tambang Tbk (BEI: ANTM).

Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat penyerapan produksi emas nasional sekaligus mengokohkan integrasi rantai pasok hulu hingga hilir di dalam negeri.

Perjanjian tersebut berlaku selama dua tahun dengan total volume transaksi mencapai 3 metrik ton atau hampir 100.000 ounce emas per tahun. Terdapat pula opsi penambahan hingga 3 metrik ton per tahun berikutnya.

Dalam skema ini, PT Bumi Suksesindo (BSI) dan PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) bertindak sebagai penjual, sementara ANTAM menjadi pembeli emas granula hasil pemurnian domestik.

Presiden Direktur Merdeka Copper Gold, Albert Saputro, mengatakan kesepakatan ini memberikan kepastian pasar bagi produksi emas Grup Merdeka yang terus meningkat.

“Dengan basis produksi yang semakin kuat dari Tambang Emas Tujuh Bukit dan Tambang Emas Pani, kami membutuhkan struktur offtake yang stabil dan terukur. GSPA ini memastikan penyerapan produksi tetap optimal di dalam negeri sekaligus memperkuat kontribusi terhadap industri emas nasional,” ujarnya, Rabu (4/3).

Sementara itu, Direktur Komersial ANTAM, Handi Sutanto, menegaskan kerja sama ini mencerminkan penguatan kedaulatan emas nasional. Hasil tambang dari bumi Indonesia, lanjutnya, diproses dan dimurnikan di dalam negeri sehingga siap dimiliki masyarakat sebagai emas murni.

Produksi emas yang tercakup dalam perjanjian ini berasal dari dua tambang utama Grup Merdeka, yakni Tambang Emas Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur, yang dikelola BSI dan telah berproduksi sejak 2017, serta Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, yang berada di bawah pengelolaan PETS.

Tambang Emas Pani merupakan operasi tambang terbaru Grup Merdeka. Kegiatan penambangan perdana (first mining) dilakukan pada awal Oktober 2025. Melalui proses heap leach, tambang ini mencatatkan penuangan emas perdana (first gold pour) pada 14 Februari 2026. Selanjutnya, pada 27 Februari 2026, sebanyak 44,04 kilogram batangan dore dikirimkan ke ANTAM untuk proses pemurnian awal.

Penjualan perdana emas murni oleh MDKA kepada ANTAM berdasarkan GSPA ditargetkan terealisasi sebelum akhir Maret 2026.

Dalam menjalankan operasionalnya, Grup Merdeka menegaskan komitmen terhadap tata kelola perusahaan dan praktik pertambangan berkelanjutan. Peningkatan peringkat ESG dalam beberapa tahun terakhir disebut menjadi cerminan keseriusan perusahaan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan produksi dan tanggung jawab lingkungan serta sosial.

Dengan fondasi produksi yang semakin solid dari Tujuh Bukit dan Pani, serta dukungan kemitraan strategis dengan ANTAM, Grup Merdeka optimistis mampu terus meningkatkan kontribusinya terhadap industri emas nasional secara produktif dan berkelanjutan di masa mendatang.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.