KabarBaik.co, Surabaya – Petani tebu dari berbagai daerah menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian atas berbagai program yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas tebu sekaligus mendorong kesejahteraan petani. Salah satu program yang mendapat perhatian adalah Program Bongkar Ratoon yang mendukung peremajaan tanaman tebu agar hasil panen lebih optimal.
Program tersebut dinilai menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pencapaian swasembada gula nasional. Melalui peremajaan tanaman, produktivitas lahan diharapkan terus meningkat sehingga mampu memenuhi kebutuhan gula dalam negeri.
Selain Program Bongkar Ratoon, pemerintah melalui Kementerian Pertanian juga memberikan berbagai dukungan bagi sektor pergulaan, di antaranya penyediaan bibit tebu unggul secara gratis serta bantuan pengolahan lahan tanpa biaya. Berbagai fasilitas tersebut membantu petani mengurangi biaya budidaya sekaligus meningkatkan semangat untuk mengembangkan usaha tani tebu.
Perwakilan petani tebu, Sunardi Edy Sukamto, mengatakan bantuan yang diberikan pemerintah telah dirasakan manfaatnya secara langsung oleh petani di lapangan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian atas perhatian dan dukungan kepada petani tebu. Program bongkar ratoon, bantuan bibit gratis, hingga pengolahan lahan tanpa biaya sangat membantu meningkatkan produktivitas. Dukungan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghasilkan tebu yang lebih baik demi mendukung swasembada gula nasional,” ujarnya, Jumat (24/7).
Sunardi berharap dukungan pemerintah terhadap sektor pergulaan dapat terus berlanjut, termasuk melalui peningkatan mekanisasi pertanian. Menurutnya, ketersediaan alat dan mesin pertanian akan membuat proses budidaya menjadi lebih efisien serta mampu menekan biaya produksi.
“Ke depan kami berharap pemerintah dapat terus mendukung kelompok tani melalui bantuan alat mekanisasi, seperti traktor. Dengan mekanisasi yang semakin baik, pekerjaan di lapangan menjadi lebih cepat, efisien, dan produktivitas petani dapat terus meningkat,” katanya.
Para petani meyakini sinergi yang terjalin antara pemerintah, petani, dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) menjadi modal penting dalam mempercepat pencapaian swasembada gula nasional. Mereka juga menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas tebu sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. (*)






