Pemkab Malang Bidik Bongkar Ratoon 7.500 Hektare Lahan Tebu, Produktivitas Ditargetkan Meningkat

oleh -267 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 24 at 11.12.02 AM
Kepala DTPHP Kabupaten Malang Avicenna M. Saniputera (foto: Putut Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Pemkab Malang menargetkan program bongkar ratoon atau peremajaan tanaman tebu seluas 7.500 hektare pada tahun 2026. Langkah ini menjadi strategi untuk meningkatkan produktivitas tebu sekaligus menjaga capaian produksi gula di tengah tantangan perubahan iklim.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang Avicenna M. Saniputera mengatakan target tersebut akan direalisasikan secara bertahap setelah melalui proses verifikasi dan validasi lahan yang diusulkan.

“Dari target 7.500 hektare, potensi lahan bongkar ratoon yang sudah ada dan siap sekitar 2.500 hektare. Namun data tersebut masih perlu dilakukan verifikasi faktual dan validasi,” ujarnya, Rabu (24/6), di ruang kerjanya.

Menurut Avicenna, program ini terbuka bagi kelompok tani yang memenuhi persyaratan, yakni bersedia mengikuti program, memiliki lahan yang jelas, serta melengkapi administrasi melalui koordinasi dengan penyuluh pertanian di wilayah masing-masing.

Peremajaan tanaman melalui bongkar ratoon diyakini mampu meningkatkan kualitas benih dan produktivitas lahan. Karena itu, Pemkab Malang berharap produksi tebu tahun ini tidak hanya mampu mempertahankan capaian sebelumnya, tetapi juga mengalami peningkatan.

Pada tahun 2025, Kabupaten Malang berhasil membukukan produksi tebu lebih dari 4 juta ton. Capaian tersebut menjadi modal optimisme pemerintah daerah untuk terus memperkuat sektor perkebunan melalui berbagai program peningkatan produktivitas.

“Tahun ini jangan sampai turun. Dengan adanya perbaikan benih atau bongkar ratoon, saya rasa ada peningkatan,” terang Avicenna.

Ia menambahkan upaya peningkatan produksi di tingkat petani harus diimbangi dengan pembenahan di sektor industri. Revitalisasi dan rekondisi mesin-mesin pabrik gula dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi pengolahan hasil panen, sebagaimana arahan Bupati Malang agar sektor hulu dan hilir berkembang secara seimbang. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.