PLN UIT JBM Gandeng BKSDA Bali Perkuat Pengelolaan Jaringan Transmisi di Kawasan Konservasi

oleh -35 Dilihat
IMG 20260302 WA0024
Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam mengoptimalkan pengelolaan aset jaringan transmisi yang berada di kawasan konservasi, sekaligus memastikan kelestarian lingkungan tetap terjaga.

KabarBaik.co, Denpasar – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bali (BKSDA Bali) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), di Kantor BKSDA Bali, Denpasar.

Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam mengoptimalkan pengelolaan aset jaringan transmisi yang berada di kawasan konservasi, sekaligus memastikan kelestarian lingkungan tetap terjaga.

Penandatanganan PKS dilakukan oleh General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, bersama Kepala BKSDA Bali, Ratna Hendratmoko. Kesepakatan tersebut menegaskan komitmen kedua institusi untuk menghadirkan keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan listrik dan perlindungan alam di Pulau Bali.

Saat ini terdapat sembilan tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Kapal–Baturiti dan Baturiti–Pemaron yang melintasi kawasan Cagar Alam Batukau serta TWA Danau Buyan-Danau Tamblingan. Infrastruktur tersebut dibangun pada 1985 dan mulai beroperasi sejak 1987 untuk menopang kebutuhan energi listrik masyarakat Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Buleleng.

Melalui PKS ini, PLN UIT JBM dapat melakukan pengelolaan aset secara lebih optimal, baik dalam aspek pemeliharaan rutin maupun peningkatan keandalan sistem.

Di sisi lain, perseroan berkomitmen menjalankan setiap kegiatan operasional dengan prinsip kehati-hatian dan sesuai standar pengelolaan lingkungan yang berlaku di kawasan konservasi.

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menegaskan bahwa pihaknya memahami sensitivitas wilayah yang dilintasi jaringan transmisi tersebut.

“Kami menyadari kawasan ini memiliki nilai ekologis tinggi. Karena itu, setiap langkah dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, koordinasi yang erat, dan keterbukaan bersama BKSDA Bali. Harapannya, kerja sama ini memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung kelestarian ekosistem Bali,” ujarnya, Senin (2/3).

Senada dengan itu, Kepala BKSDA Bali, Ratna Hendratmoko, menyambut positif kolaborasi tersebut karena menyangkut kepentingan publik yang luas.

“Listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, informasi, dan berbagai kebutuhan dasar masyarakat. Kami memastikan seluruh proses, mulai penempatan hingga pemeliharaan SUTT, dilakukan secara hati-hati agar kebutuhan publik terpenuhi tanpa mengorbankan kelestarian kawasan konservasi,” ungkapnya.

Melalui sinergisitas ini, PLN UIT JBM dan BKSDA Bali berharap pengelolaan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah konservasi dapat berjalan selaras dengan upaya perlindungan lingkungan. Kerja sama tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan dan pelestarian alam dapat berjalan beriringan demi keberlanjutan Bali di masa mendatang.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.