Polisi Buru Pentolan Gangster yang Bacok 2 Pemuda di Gresik Utara, Kapolres Beri Ultimatum

oleh -1152 Dilihat
Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu. (Foto: Andika DP)

KabarBaik.co – Setelah mengamankan 6 orang, Tim Macan Giri Satreskrim Polres Gresik kini memburu pentolan gangster yang terlibat dalam keonaran hingga membacok dua pemuda di Gresik utara pada Minggu (4/1) lalu.

Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya. Ia menjelaskan, dari 6 anggota yang diamankan, lima diantaranya masih di bawah umur. Lima anak-anak itu tidak terlibat langsung memukul atau membacok para korban.

“Kelima anak-anak ini hanya ikut konvoi saja. Makanya mereka kita jadikan saksi,” kata Arya, Kamis (8/1). Sementara itu, satu orang berinisial MSM (18) resmi dijadikan tersangka.

Masih menurut Arya, gerombolan gangster tersebut merupakan anggota perguruan silat. Mereka ada yang memprovokasi untuk mencari orang yang memakai atribut perguruan lain untuk menjadi sasaran pengeroyokan.

“Jadi ada otak pelaku yang memprovokasi anak-anak ini. Dengan alasan mencari orang dengan atribut perguruan lain dengan tujuan agar anak-anak ini mau mengikuti perintahnya,” jelas lulusan Akpol 2015 tersebut.

Mereka menakuti warga dengan membawa senjata tajam (sajam) parang dan linggis. Kemudian membacok dua orang yang mengenakan atribut perguruan silat lain dan menggasak tiga buah HP.

“Untuk itu, kita akan buru otak pelaku yang memiliki tujuan begal berkedok gangster atau perguruan. Karena ini sudah meresahkan masyarakat Gresik, ada HP penjual nasi goreng juga dirampas dengan membawa golok,” tegas Arya.

Arya mengimbau kepada para pelaku untuk segera menyerahkan diri. Jika tidak atau bahkan melakukan perlawanan, pihaknya tak segan untuk menindak tegas terukur.

Kasus ini menjadi atensi khusus Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu yang langsung membentuk tim khusus untuk memburu para pelaku yang masih kabur. Rovan bahkan memberikan ultimatum tegas.

“Saya minta tidak ada pihak yang membantu menyembunyikan atau membantu pelarian para DPO. Kami akan lalukan upaya hukum apabila terbukti. Tujuan kita satu menjaga Gresik tetap aman dan kondusif,” pungkas Kapolres Rovan, Kamis (8/1).

Sebelumnya diberitakan, gerombolan gangster bersenjata tajam (sajam) membuat onar di wilayah Gresik utara Kecamatan Dukun dan Panceng pada Minggu (4/1) dini hari. Dua pemuda menjadi korban pengeroyoan dan terkena sabetan sajam. Tiga HP juga ikut dirampas.

Gerombolan ini melakukan konvoi dengan membawa sajam berupa parang dan linggis besi. Salah satu korban bahkan mengalami luka robek di bagian punggung akibat sabetan benda tajam.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.