Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Kasatpol PP Jombang saat Penertiban PKL

oleh -92 Dilihat
2d1ecbeb e09e 48c9 a812 2362138f24ea
Ilustrasi penganiayaan Satpol PP (AI)

KabarBaik.co, Jombang — Polisi masih menyelidiki dugaan penganiayaan terhadap Kasatpol PP Jombang yang terjadi saat penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun

Kepala Satpol PP Jombang Samudi mengatakan proses hukum atas peristiwa tersebut masih berjalan. Kasus itu kini ditangani oleh Polres Jombang setelah sebelumnya dilimpahkan dari Polsek setempat.

“Yang jelas masih proses. Dari Polsek sudah dilimpahkan ke Polres,” ujar Samudi saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (30/1).

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap peristiwa secara menyeluruh.

“Untuk kasus Satpol PP ini, saat melakukan penertiban PKL di kawasan Alun-alun, proses hukumnya masih berjalan. Statusnya masih penyelidikan,” kata Dimas.

Menurut Dimas, pemeriksaan saksi dilakukan untuk memastikan pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan pemukulan tersebut. Setelah seluruh keterangan terkumpul, penyidik akan menggelar perkara.

“Nanti akan kami gelarkan untuk menentukan apakah peristiwa ini memenuhi unsur pidana atau tidak,” ujarnya.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (19/12). saat Satpol PP melakukan penertiban PKL di kawasan Alun-alun Jombang. Dalam kegiatan tersebut, Kepala Satpol PP turut berada di lokasi.

Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut untuk memastikan kronologi kejadian sekaligus mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.