Polisi Tangkap Delapan Tengkulak Jember, Diduga Sengaja Timbun BBM

oleh -762 Dilihat
Barang bukti yang ditemukan oleh polisi. (Ist)

KabarBaik.co – Polisi mengamankan 8 orang yang diduga melakukan penimbunan BBM di Jember saat terjadi kelangkaan beberapa hari lalu.

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Jember, Ipda Harry Sasono menyampaikan, informasi penimbunan itu didapatkan dari Unit Reskrim Polsek Bangsalsari. Setelah itu, pihaknya langsung bergerak untuk melakukan penggerebekan.

“Penangkapan kami lakukan kemarin. Dalam penggerebekan, kami berhasil melakukan tangkap tangan terhadap delapan orang tengkulak. Kami menduga, mereka merupakan satu jaringan,” katanya, Jumat (1/8).

Harry mengungkapkan, saat digeledah polisi menemukan barang bukti berupa BBM jenis Pertalite dan Pertamax sebanyak 120 liter. BBM itu disimpan dalam 10 galon air kemasan dengan kapasitas 15 liter.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, delapan orang itu mendapatkan BBM dengan cara mengantre di SPBU kawasan Bangsalsari dan Tanggul,” ujarnya.

“Jadi mereka ini mengantre dengan menggunakan mobil. Setelah mengisi di SPBU, langsung dipindah ke galon kemasan 15 liter yang telah disiapkan. Kalau mobilnya normal, bukan modifikasi. Mereka menyiapkan galon di dalam mobil untuk menampung BBM,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil keterangan pelaku, lanjut Harry, mereka sengaja memanfaatkan krisis BBM yang terjadi di Jember. BBM yang mereka timbun dijual kembali dengan harga Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu per liter.

“Delapan pelaku itu berhasil diamankan dan dijerat pasal 55 Undang-Undang tentang minyak dan Gas Bumi. Kami akan terus melakukan pemantauan terhadap proses distribusi BBM agar semuanya berjalan sesuai aturan,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.