KabarBaik.co – Polres Gresik terus meningkatkan kemampuan anggotanya dalam memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat saat kondisi darurat. Salah satunya melalui Pelatihan Polisi Penolong yang digelar khusus untuk Bhabinkamtibmas dan anggota Polmas di Halaman Apel Mapolres Gresik, Selasa (9/12).
Wakapolres Gresik, Kompol Shabda Purusha, menegaskan bahwa petugas yang berada paling dekat dengan warga harus memiliki kemampuan penyelamatan yang cepat, tepat, dan terukur.
“Kemampuan pertolongan awal harus dimiliki oleh setiap petugas, karena mereka adalah pihak pertama yang hadir ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat,” ujarnya saat membuka pelatihan.
Pelatihan tersebut diikuti personel dari seluruh polsek jajaran, didukung pejabat utama Polres Gresik seperti Kasat Samapta AKP Satriyono, Kasat Polairud AKP I Yoman Ardita, dan Kasat Binmas AKP A. Nasution. Tim medis Polres Gresik yang dipimpin dr. Wiwit serta petugas Pemadam Kebakaran Gresik juga berperan sebagai narasumber.
Materi pelatihan dirancang sesuai tantangan nyata di lapangan. Dalam sesi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), peserta dilatih penanganan korban kecelakaan, mulai dari pemeriksaan tanda vital, teknik menghentikan perdarahan, hingga penyelamatan sebelum tim medis tiba.
Dari jajaran Polairud, peserta mendapat praktik penyelamatan korban tenggelam. Kesiapsiagaan ini dinilai penting mengingat Gresik memiliki wilayah pesisir dan jalur perairan yang ramai aktivitas masyarakat.
Untuk penanganan kebakaran, petugas Damkar memberikan materi seputar mitigasi kebakaran rumah tangga, penanggulangan kebocoran gas LPG, penggunaan APAR, hingga langkah pemadaman awal.
Menariknya, peserta juga dibekali pengetahuan penanganan satwa liar seperti ular yang kerap muncul saat banjir atau bencana alam.
Polres Gresik menegaskan bahwa pelatihan ini bukan hanya agenda seremonial. Ini merupakan bentuk keseriusan meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus menguatkan peran polisi sebagai penjaga keselamatan masyarakat.
“Kami berharap dengan kemampuan ini, personel mampu hadir sebagai Polisi Penolong. Tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan rasa aman dan keselamatan warga di wilayah tugasnya,” pungkas Wakapolres.(*)






