KabarBaik.co, Banyuwangi – Seorang pria bernama Asnawi, 63, pusing saat memperbaiki atap Masjid At-Taqwa di Lingkungan Porong, Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri. Karena tak mampu turun, Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi harus turun tangan mengevakuasi.
Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkarmat Banyuwangi, Salam Bikwanto, mengatakan korban berada di atas atap masjid saat melakukan pekerjaan perbaikan bangunan bersama sejumlah warga. Sekitar pukul 15.30 WIB, korban mengeluhkan pusing dan tidak sanggup melanjutkan aktivitas.
Damkarmat menerima laporan dari keluarga korban sekitar pukul 16.22 WIB. Tim Regu Brama 1 kemudian diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 16.38 WIB. “Korban mengalami kondisi tidak memungkinkan untuk turun sendiri dari atas atap. Tim melakukan evakuasi menggunakan peralatan penyelamatan untuk memastikan korban turun dengan aman,” ujar Salam Bikwanto.
Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan basket stretcher dan sistem tali karmantel. Petugas menurunkan korban secara perlahan dari atas atap, dibantu warga yang mendampingi proses penurunan melalui tangga. “Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung kami serahkan kepada petugas ambulans untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” jelasnya.
Korban selanjutnya dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Blambangan Banyuwangi. Penanganan selesai dilakukan sekitar pukul 17.30 WIB. Salam mengimbau masyarakat agar segera meminta bantuan petugas apabila menghadapi kondisi darurat yang berisiko, terutama saat melakukan aktivitas di tempat tinggi.
“Jangan memaksakan melakukan evakuasi sendiri jika situasinya membahayakan. Segera hubungi petugas agar penanganan bisa dilakukan dengan peralatan dan prosedur yang tepat,” pungkasnya. (*)








