Ribuan PJU Belum Bisa Dicek Rutin, Dishub Kabupaten Blitar Terkendala Personel

oleh -88 Dilihat
IMG 20260726 WA0026
Ilustrasi PJU di Kabupaten Blitar. (Foto: Calvin BT)

KabarBaik.co, Blitar – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar mengakui pemeriksaan berkala terhadap ribuan titik penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Blitar belum dapat dilakukan secara ideal. Keterbatasan jumlah personel membuat petugas lebih banyak disibukkan dengan penanganan laporan lampu mati dari masyarakat.

Kepala Bidang Perlengkapan Jalan Dishub Kabupaten Blitar, Kurniawan Wibowo mengatakan, sesuai standar pemeliharaan, pemeriksaan kondisi PJU seharusnya dilakukan dua kali dalam setahun. Namun, kondisi di lapangan belum memungkinkan karena banyaknya aduan yang harus ditangani setiap hari.

“Idealnya pemeriksaan rutin PJU dilakukan dua kali dalam setahun. Tetapi kami masih kesulitan memenuhi ritme itu karena tim teknis juga harus menangani laporan kerusakan yang masuk hampir setiap hari dari masyarakat,” ujarnya.

Menurut Kurniawan, kondisi tersebut membuat jadwal pemeliharaan berkala kerap menyesuaikan situasi di lapangan. Penanganan laporan kerusakan menjadi prioritas agar lampu jalan yang padam dapat segera kembali berfungsi. “Akibatnya jadwal pemeliharaan berkala sering harus menyesuaikan kebutuhan di lapangan. Laporan masyarakat tetap kami dahulukan,” katanya.

Selain keterbatasan tenaga teknis, Dishub hanya didukung dua kendaraan operasional untuk pemeliharaan PJU. Satu unit berupa truk hidrolik untuk menjangkau titik yang tinggi, sedangkan satu kendaraan lainnya digunakan untuk pekerjaan perbaikan lampu jalan.

Kurniawan menambahkan, luas wilayah Kabupaten Blitar turut menjadi tantangan dalam pemeliharaan jaringan penerangan jalan. Dengan jumlah personel yang terbatas, petugas harus membagi waktu antara inspeksi, perbaikan kerusakan, hingga pemeliharaan rutin.

Meski demikian, Dishub tetap berupaya memaksimalkan pelayanan. Pada musim kemarau, saat laporan lampu padam mulai berkurang, petugas memanfaatkan waktu untuk memangkas dahan pohon yang berpotensi mengganggu jaringan kabel PJU.

“Langkah pencegahan tetap kami lakukan agar kerusakan dapat diminimalkan sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin BT
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.