Seni Ukir Jepara sebagai Identitas Budaya dan Ekonomi Bangsa

oleh -149 Dilihat
IMG 20260430 WA0012

KabarBaik.co, Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) terus mendorong peningkatan daya saing produk lokal agar mampu menembus pasar global. Salah satunya melalui penguatan subsektor kriya, seperti seni ukir Jepara yang memiliki nilai ekonomi dan identitas budaya. Hal itu ditegaskan Wakil Menteri Ekraf, Irene Umar, saat menghadiri pameran seni ukir Jepara “Tatah” di Museum Nasional, Jakarta.

Seni ukir Jepara bukan sekadar produk furnitur, melainkan representasi dari ketekunan, nilai historis, dan estetika tinggi yang menjadi aset bangsa yang harus mendunia, agar identitas kita semakin kuat dan kesejahteraan para perajinnya meningkat.

Pemerintah berkomitmen mendampingi pelaku usaha melalui perlindungan intellectual property (IP) dan perluasan akses pasar digital. Ia juga menilai, seni ukir Jepara bagian dari budaya yang memiliki nilai ekonomi tinggi, baik di pasar lokal maupun internasional.

Karya seni kita memiliki potensi luar biasa. Kita harus memastikan seni ukir ini tidak berhenti di galeri saja, tapi naik kelas menjadi produk kreatif premium yang diburu kolektor dunia melalui strategi hilirisasi yang tepat. Pameran “TATAH” menjadi momentum penting bagi kebangkitan ekonomi kreatif dengan menyatukan seni ukir, kriya, dan desain interior dalam satu ekosistem yang berstandar internasional. Melalui kolaborasi antara pemerintah dan kurasi yang ketat, ajang ini diharapkan mampu menarik investor mancanegara guna memperkuat rantai pasok serta meningkatkan ekspor furnitur nasional.

Pameran ini diselenggarakan di Ruang Pamer Temporer A, Gedung Museum Nasional Indonesia, mulai 29 April hingga 5 Juli 2026. Selain karya kontemporer, pameran ini juga memamerkan karya bersejarah dari maestro ukir Jepara yang dituangkan dalam berbagai bentuk mulai dari patung, relief, dekorasi ruang, hingga mebel eksklusif.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: R. Hari
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.