KabarBaik.co, Pasuruan – Langkah taktis dan performa impresif terus ditunjukkan skuad Laskar Santri dalam perebutan tiket kasta sepak bola nasional. Pasuruan United sukses mengandaskan perlawanan sengit tim tamu Bolsel FC dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga lanjutan babak penyisihan Grup N Liga 4 Nasional Piala Presiden di Stadion R Soedarsono Pogar Bangil, Kabupaten Pasuruan, Rabu (3/6) sore.
Tuan rumah Bolsel Fc yang mengenakan jersey putih-putih sejak pluit dibunyikan langsung mengambil inisiatif serangan ke pertahanan Pasuruan United, namun memanfaatkan kelengan pemain belakang Pasuruan United berhasil membobol dari serangan sisi kanan dan tercipta gol pertama pada menit 3, oleh Fadillah Akbar.
Penghujung babak pertama usai Sutrisno Kadula pemain Bolsel melakukan pelanggaran berat hingga mendapatkan kartu merah, dan babak pertama ditutup dengan skor 0-1 untuk Pasuruan United.
Memasuki babak kedua kedua tim saling melancarkan serangan meskipun Bolsel Fc bermain dengan 10 pemain, namun bisa menahan serangan Pasuruan United dan sesekali melakukan serangan balik yang membahayakan gawang Pasuruan United.
Hingga tambahan waktu 5 menit di babak kedua barulah Pasuruan United menambah gol menjadi 2-0 diciptakan oleh M. Hakiki melalui kemelut didepan gawang.
Dengan kemenangan 2-0 atas Bolsel Fc, Pasuruan United memiliki poin 4 dari dua kali pertandingan yang sebelumnya main imbang 1-1 melawan PSAP Sigli pada Minggu (1/6).
Bayu Aji, Presiden klub Pasuruan United menyampaikan, dengan kemenangan ini untuk mengunci lolos 32 besar dengan sisa satu pertandingan dan harus menang dipertandingan terakhir.
“Kita puncak klasemen sekarang, tapi tetap harus menang di pertandingan ketiga agar tetap lolos dan menjadi tuan rumah di 32 besar,” kata Bayu.
Kemenangan hari ini tetap akan evaluasi sebab belum ditemukan permainan terbaik Pasuruan United, meskipun unggul jumlah pemain namun permainan belum aslinya Pasuruan United yang mengandalkan serangan.
“Evaluasi tetap menjadi bahan untuk pertandingan ketiga, agar ditemukan permainan sesungguhnya Pasuruan United yang menyerang,” pungkas Bayu.








