KabarBaik.co – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) berhasil meraih Silver Award dalam ajang CSR & Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2025. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan TTL menjalankan program UMKM Drive Thru yang mulai dilaksanakan sejak 2024.
Ajang penghargaan yang digelar oleh Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF) bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) ini bertujuan mendorong percepatan pembangunan desa melalui kontribusi dunia usaha.
Menteri Desa PDT, Yandri Susanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa kondisi desa di Indonesia masih menghadapi banyak tantangan. Ia menyebut, meski Indonesia telah merdeka lebih dari 80 tahun, masih ada lebih dari 10 ribu desa yang berstatus tertinggal dan sangat tertinggal.
“Banyak desa kita yang masih belum menikmati fasilitas dasar, mulai dari listrik, internet, pendidikan, hingga akses air bersih. Karena itu, kami mengajak semua pihak, termasuk korporasi, untuk berkolaborasi. Kalau kita membangun desa, sejatinya kita membangun Indonesia,” ujar Yandri.
Sejalan dengan semangat tersebut, TTL menghadirkan program UMKM Drive Thru yang menyasar tiga kelurahan di sekitar kawasan pelabuhan, yakni Tambak Osowilangun, Tambak Sarioso, dan Romokalisari. Program ini difokuskan pada pengembangan wirausaha lokal agar masyarakat bisa meningkatkan pendapatan serta menjadi lebih mandiri. Hingga kini, UMKM binaan dalam program tersebut telah mampu mencatat penjualan hingga Rp3–4 juta per hari.
Corporate Communication Manager PT Terminal Teluk Lamong, Dahlia Permata Sari, menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program CSR yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di sekitar wilayah kerja TTL,” ungkap Dahlia.
Acara penganugerahan ini juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Wakil Menteri Desa PDT Ariza Patria, Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid, Dirjen PEID Tabrani, Kepala BPSDM Agustomi Masik, serta Kepala BPI Mulyadin Malik.






