KabarBaik.co – Tim Satgas Pangan Polres Pasuruan, Badan Pangan Nasional, dan Bulog Cabang Malang melakukan pemantauan harga beras di sejumlah pasar tradisional dan toko modern di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pengendalian harga dan memastikan ketersediaan beras di pasaran tetap aman. Pemantauan dilakukan di beberapa titik, antara lain Pasar Bangil dan toko modern di Kecamatan Bangil.
Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adimas Firmansyah yang memimpin kegiatan mengatakan bahwa pemantauan lapangan dilakukan bersama unsur Badan Pangan Nasional dan Bulog Cabang Malang.
“Kami bersama tim Satgas Pangan melakukan pengecekan langsung ke sejumlah toko tradisional dan modern, khususnya untuk beras medium,” ujar Adimas.
Dari hasil pengecekan di Pasar Bangil, tim menemukan bahwa harga beras medium dijual sekitar Rp 13.500 per kilogram di beberapa toko seperti Toko Akbar, Toko Sumber Baru, dan Toko Trita Jaya.
Di Toko Akbar, pemilik toko mengaku harga beli dari distributor turun sekitar Rp 1.500 per kemasan 5 kilogram. Sedangkan, di toko modern seperti Indomaret Bangil di Jalan Gajah Mada, harga beras premium tercatat Rp 74.500 per 5 kilogram (atau Rp 14.900 per kilogram), sementara beras SPHP dijual seharga Rp 62.500 per 5 kilogram (sekitar Rp 12.500 per kilogram).
Menurut Adimas, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mencegah potensi permainan harga dan memastikan tidak ada penimbunan oleh pihak tertentu. “Kami akan terus melakukan pemantauan rutin. Bila ditemukan adanya indikasi pelanggaran seperti penimbunan atau manipulasi harga, tentu akan kami tindak sesuai aturan,” tegasnya.
Kegiatan monitoring Tim Satgas Pangan memastikan hasil temuan akan menjadi dasar dalam rekomendasi kebijakan lanjutan di tingkat kabupaten. (*)






